Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. OJK: Aset perbankan Papua tumbuh Rp 5,05 triliun 
  • Rabu, 08 November 2017 — 15:25
  • 233x views

OJK: Aset perbankan Papua tumbuh Rp 5,05 triliun 

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Papua dan Papua  Barat, Misran Pasaribu, mengatakan pertumbuhan aset perbankan Papua secara tahunan tumbuh mencapai 4,69 persen jika dibandingkan tahun lalu.
Perbankan di Papua – Dok Jubi 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Papua dan Papua  Barat, Misran Pasaribu, mengatakan pertumbuhan aset perbankan Papua secara tahunan tumbuh mencapai 4,69 persen jika dibandingkan tahun lalu.

“Meski tumbuh, akan tetapi tidak sesuai dengan target penyaluran kredit. Apalagi saving lebih rendah daripada tahun lalu, dan ini dipengaruhi atas melemahnya perekonomian di Papua yang juga terdampak dengan krisis nasional,” kata Misran, kepada Jubi, Selasa (7/11/2017).

Hingga Periode Juni 2017, aset perbankan konvensional Papua dan Papua Barat sebesar Rp 55,06 triliun.

Menurut Misran, penyaluran kredit  bank konvesional mencapai Rp 24,02 triliun atau naik 4,34 persen dibandingkan tahun lalu, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp 40,34 Triliun naik 1,03 persen sedangkan Non Perfoming Loan (NPL) atau kredit bermasalah sebesar 5,44 persen malah turun 0,99 persen LDR 59,53 persen naik 5,3 persen. 

“Semua dibawah rata-rata nasional 11,05 persen, kredit tumbuh 7,55 persen, DPK tumbuh 10,23 persen, NPL masih dibawah 3 persen tapi Papua 5,6 persen. Papua ini dibawah nasional,” ujarnya. 

Terkait BPR, Misran mengakui data Juni 2017, mengenai aset sebesar Rp 1,09 triliun, kredit Rp 0,9 triliun tumbuh 12,81 persen DPK Rp 0,41 triliun, NPL 2,29 persen, dan ldr 280 persen.

Secara kaseluruhan penyaluran kreditnya, Misran mengatakan berdasarkan kategori usaha terbagi menjadi mikro Rp 1,83 Triliun, kecil Rp 3,6  triliun, menengah Rp 4,52 triliun, dan non UMKM sebesar Rp 14,7 triliun. 

Misran memaparkan khusus tabungan yang memiliki porsi terbesar dalam pembentukan DPK Papua. Secara tahunan, tabungan di Papua hingga Juni Rp 17,57 triliun, giro sebesar Rp 13,83 triliun, dan deposito sebesar Rp 8,95 triliun.

Untuk Bank Papua, Sadar Sebayang, Direktur Bisnis Bank Papua, mengungkapkan tercatat tumbuh 118,29 persen atau Rp 21,837 triliun dari target Rp 17,406 triliun. 

“Bahkan kita optimis pada Desember mendatang kita akan tumbuh hingga angka 125,46 persen, dimana hal itu bisa dilihat dari proyeksi dimana pembayaran dari Pemda atau dinas dengan proyeknya ke kontraktor-kontraktor, nilainya dipastikan sesuai dengan apa yang diprediksikan sebelumnya,” tegasnya.

Sadar Sebayang mengungkapkan pertumbuhan DPK didorong oleh pertumbuhan simpanan tabungan 102,27 persen, simpanan giro yang tumbuh 131,09 persen, dan deposito yang akan mencapai pertumbuhan 93,68 persen di akhir tahun nanti. (*)

 

loading...

Sebelumnya

OJK: Sejak pergantian manajemen, Bank Papua terus membaik 

Selanjutnya

Hotspot Nabire cyber selalu dibanjiri pengunjung

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe