Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Harta ratu Elizabeth II di surga pajak
  • Rabu, 08 November 2017 — 16:21
  • 405x views

Harta ratu Elizabeth II di surga pajak

Perusahaan real estat milik Ratu, disebutkan memiliki jutaan pound yang diinvestasikan di surga pajak.
Ratu Elizabeth II saat meresmikan jembatan Queensferry Crossing di Skotlandia, 4 September 2017.Reuters/Jubi
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal | Jubi

London, Jubi - Ratu Elizabeth II dituding memiliki kekayaan pribadi yang diinvestasikan secara diam-diam di luar negeri, yang dijuluki sebagai surga pajak.

Hal itu terungkap dari bocoran dokumen keuangan skala besar yang disebut Paradise Papers yang dirilis pada Minggu malam, 5 November 2017.

Duchy of Lancaster, perusahaan real estat milik Ratu, disebutkan memiliki jutaan pound yang diinvestasikan di surga pajak. Seperti yang dilansir News.com.au pada 6 November 2017, menurut dokumen Paradise Papers, sekitar 10 juta poundsterling atau Rp 177 miliar dari dana pribadi Ratu, diinvestasikan di Kepulauan Cayman dan Bermuda antara tahun 2004 dan 2005.

Sebagian kecil uang tunai itu dilacak ke pemberi pinjaman yang sebelumnya dikritik karena merugikan pelanggan miskin.

Paradise Papers adalah database yang terdiri dari sekitar 13,4 juta dokumen yang merinci urusan pajak beberapa orang dan perusahaan terkaya di planet ini. Sebagian besar data berasal dari makalah yang bocor oleh Appleby, firma hukum Bermuda yang mengkhususkan diri dalam penyediaan rekening di luar negeri.

Hampir 100 organisasi media terlibat dalam penyaringan melalui tranche file yang diperoleh dari surat kabar Jerman Suddeutsche Zeitung.

Seperti halnya bocornya Panama Papers tahun lalu, Süddeutsche Zeitung kemudian meminta International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) atau Konsorsium Jurnalis Investigatif untuk melakukan penyelidikan.

Di antara mereka yang disebutkan namanya adalah Menteri Perdagangan presiden Amerika Donald Trump, Wilbur Ross, yang dilaporkan terkait dengan perusahaan Rusia. Selain juga pesebak bola legendaris Diego A. Maradona, vokalis U2 Bon, Ratu Elizabeth II, dan beberapa perusahaan besar seperti Nike dan Apple.

Selain data cache awal yang dirilis pada hari Minggu malam, ICIJ telah berjanji informasi lebih lanjut akan dipublikasikan setiap minggu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga termasuk dalam nama yang disebut dalam laporan Paradise Papers yang dipublikasikan Konsorsium Wartawan Investigasi Internasional (ICIJ).

"Belum dapat laporan saya," kata Sandi usai pelantikan anggota DPRD, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017).

Sandi mengakui sudah melaporkan seluruh aset yang dia miliki ke KPK. Terkahir kata dia akhir bulan sudah melakukan laporan e-LHKPN.

Sebelumnya, akhir pekan kemarin, ICIJ menerbitkan dokumen yang disebut Paradise Paper. Dokumen itu menyebutkan nama sejumlah perusahaan yang disinyalir mencoba menghindari pajak.

Salah satu tokoh yang disebutkan adalah Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dalam laporan Bloomberg, Direktorat Jenderal Pajak menyatakan akan menyelidiki nama Prabowo sebagai direktur perusahaan hukum yang berkedudukan di Bermuda, negara koloni Inggris.

Selain Prabowo, ada nama Sandiaga Uno. Sandiaga memiliki perusahaan offshore bernama N.T.I. Resources. Ia juga pernah tercatat memiliki beberapa perusahaan cangkang di British Virgin Islands dalam dokumen Panama Papers. (*)

Sumber: Tempo.co/Merdeka.com

 

loading...

#

Sebelumnya

Di Belgia, Puigdemont bebas berkampanye

Selanjutnya

Negara-negara di dunia, yang runtuh dan lahir

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe