Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua gencar promosikan investasi di daerah
  • Rabu, 08 November 2017 — 17:12
  • 412x views

Papua gencar promosikan investasi di daerah

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Papua mencatat hingga November 2017, terdapat 233 perusahaan yang berinvestasi di Papua.
Ilustrasi investor - IST
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi -Pemerintah provinsi Papua terus mengajak daerah mempromosikan peluang investasi sesuai potensi yang ada. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Papua mencatat hingga November 2017, terdapat 233 perusahaan yang berinvestasi di Papua.

"Kami ajak semua teman-teman PTSP di daerah berkoordinasi antar SKPD agar mereka (investor) kembali ke daerah masing-masing,” kata  Kepala Dinas PTSP Papua, John Way, di Jayapura, Rabu (8/11/2017).

Ajakan itu untuk sosialisasi  kepada daerah agar memberi ruang bagi investor. Termasuk masalah infrastruktur, keamanan dan lahan masih menjadi kendala bagi investor untuk berinvestasi di Papua.

“Selain itu, minimnya promosi dari masing-masing Daerah juga menjadi kendala,” kata John menambahkan.

Keterlibatan investor di daerah  sesuai instruksi Presiden yang mendorong investasi ke kawasan ekonomi khusus dan kawasan Industri yang bernilai positif, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi hingga penyerapan tenaga kerja.

"Para bupati dan wali kota harus berlomba-lomba menjemput investor. Segera percepat infrastruktur daerah dan gencar lakukan promosi, manfaatkan teknologi yang ada untuk menarik investor," katanya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahetraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty menyebutkan pemerintah menjamin kelonggaran perizinan kepada investor yang menanamkan modal di Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Ini sebagai upaya mempercepat pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata  Elia Loupatty.

Menurut dia investor diperbolehkan beroperasi di dalam kawasan sambil menunggu seluruh perizinan rampung. Kebijakan itu tertuang di dalam Peraturan Presiden tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha yang dinilai sangat menguntungkan investor agar bisa memulai usahanya di dalam kawasan.

"Terobosan kelonggaran perizinan pada KEK dan kawasan industri, bertujuan untuk mengakselerasi realisasi investasi ke luar Jawa,” katanya.

Elia mejelaskan pengembangan kawasan yang sudah ditetapkan masih belum mampu menggeser dominasi Jawa sebagai pusat pembangunan industri," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ekspor kayu asal Papua terhambat kantor Sucofindo dan Fumigasi

Selanjutnya

Pengurusan kenaikan pangkat dan pensiun di daerah lamban

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe