Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pembukaan blokade jalan trans Papua di Tolikara terus diupayakan
  • Kamis, 09 November 2017 — 22:34
  • 1033x views

Pembukaan blokade jalan trans Papua di Tolikara terus diupayakan

“Beberapa hari lalu kami berupaya bertemu pihak dari calon kepala daerah Tolikara pada pilkada lalu, kubu John Tabo dan Amos Jikwa, untuk berkoordinasi terkait pemalangan di Kampung Minage” kata Orneges via teleponnya kepada Jubi, Kamis (9/11/2017).
Warga Tolikara ketika memalang jalan di Kampung Minage, Tolikara, yang merupakan akses antara Tolikara ke Wamena, Jaya Wijaya - Sumber foto Page Polda Papua (FB)
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Legislator Papua dari daerah pemilihan Tolikara, Puncak dan Puncak Jaya, Orgenes Wanimbo mengatakan, upaya membuka blokade jalan jalan trans Papua yang menghubungkan Kabupaten Puncak Jaya, Tolikara dan Jayawijaya terus dilakukan.

Ia mengatakan, hingga kini ia bersama bupati dan wakil bupati Tolikara, muspida Tolikara, kepolisian berupaya bernegosiasi dengan pihak terkait.

“Beberapa hari lalu kami berupaya bertemu pihak dari calon kepala daerah Tolikara pada pilkada lalu, kubu John Tabo dan Amos Jikwa, untuk berkoordinasi terkait pemalangan di Kampung Minage” kata Orneges via teleponnya kepada Jubi, Kamis (9/11/2017).

Menurut politikus Partai Demokrat yang biasa disapa Orwan Tolli Wone itu, rencana pertemuan dengan dua kubu calon kepala daerah Tolikara di Kota Wamena, Jayawijaya beberapa hari lalu, tertunda lantaran kedua pihak tak hadir.

“Sampai sekarang kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk kubu John Tabo dan Amos Jikwa,” ujarnya.

Kata wakil ketua komisi DPR Papua yang membidangi politik, hukum dan HAM itu, pemalangan jalan trans Papua di Tolikara dalam beberapa pekan terakhir, membuat perekonomian di kabupaten tersebut tidak berjalan maksimal.

“Jalan ini satu-satunya akses mengangkut bahan makanan dari Wamena ke Tolikara. Kalau dipalang, tentu dampaknya kepada masyarakat, karena perekonomian tidak berjalan normal,” katanya.

Ia berharap, semua pihak terkait bergandeng tangan membangun Tolikara lebih baik lagi ke depan. Kini persaingan politik telah usai, dan saatnya membangun daerah.

“Salah satu poin yang diminta masyarakat yang memalang jalan adalah 11 warga Tolikara yang ditahan di Polda Metro Jaya dibebaskan. Kini mereka sudah bebas, jadi pemalangan juga harus segera dibuka,” ucapnya.

Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo mengatakan, pihaknya akan melakukan rekonsilisasi terhadap masalah yang terjadi dalam pelaksanaan pemilukada 2017 di wilayah itu.

“Pemerintah daerah bersama Polri dan TNI akan ke lokasi pemalangan bertemu masyarakat supaya membuka palang, karena aksi itu menyebabkan roda pemerintahan dan perputaran ekonomi di Tolikara dan Puncak Jaya terganggu,” kata Usman di Polda Papua awal pekan ini. (*)

loading...

Sebelumnya

KPU Papua digugat terkait Pilkada Kabupaten Jayapura

Selanjutnya

Imigrasi tunggu proses hukum WNA penyelundup tengkorak manusia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe