Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Realisasi BBM satu harga di Papua dilakukan bertahap
  • Kamis, 09 November 2017 — 22:47
  • 1219x views

Realisasi BBM satu harga di Papua dilakukan bertahap

“Tidak bisa serta merta langsung jadi karena harus dipersiapkan infrastrukturnya dulu, apalagi dengan kondisi geografis di Papua ini,” kata Taufickurahman ketika bertandang ke Kantor Redaksi Jubi, Kamis (9/11/2017).
Ilustrasi kendaraan mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Jayapura – Jubi.Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Manager Humas Pertamina MOR VIII, Taufickurahman mengatakan, penerapan BBM satu harga di Papua dilakukan secara bertahap. Tidak serta merta dilakukan serentak di semua daerah karena ada hal yang harus dipersiapkan.

“Tidak bisa serta merta langsung jadi karena harus dipersiapkan infrastrukturnya dulu, apalagi dengan kondisi geografis di Papua ini,” kata Taufickurahman ketika bertandang ke Kantor Redaksi Jubi, Kamis (9/11/2017).

Menurutnya, kebijakan satu harga ini tetap dilaksanakan karena merupakan program nasional dari Presiden Joko Widodo. Namun pelaksanaannya bertahap di setiap wilayah.

“Ini karena titik lokasi yang akan dibangun SPBU tidak gampang. Jadi tidak begitu pencanangan, langsung serentak juga,” ujarnya.

Katanya, jika ingin harga BBM murah, yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah infrastruktur, yang akan menjadi sarana untuk dilalui mengangkut BBM.

“Kalau tidak, sulit. Selain itu, BBM satu harga ini ditetapkan di SPBU. Kalau pengecer itu kan mereka hanya alternatif. Misalnya kalau SPBU sudah tutup, masyarakat ke pengecer,” katanya.

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan, penyamaan satu harga BBM di Papua adalah program pemerintah, sehingga harus didukung seluruh masyarakat di Provinsi Papua, bukan justru membuat masalah baru.

"BBM sudah satu harga di Papua dan sama dengan di daerah lain, untuk itu, mari didukung apa yang sudah dilakukan pemerintah pusat untuk Bumi Cenderawasih," kata Enembe akhir Oktober lalu.

Ia berharap, seluruh pihak yang ada di Papua diharapkan dapat mendukung program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) khususnya BBM satu harga ini.

Sejak diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertengahan 2016, tercatat sembilan titik di pedalaman Papua sudah menikmati program BBM Satu Harga, yang awalnya bisa mencapai Rp100.000 per liter, kini hanya Rp6.450 per liter untuk Premium dan Solar Rp5.150 per liter. (*)

loading...

Sebelumnya

Dogiyai akan punya pasar sentral

Selanjutnya

Awasi BBM satu harga, Pertamina butuh dukungan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4800x views
Nasional & Internasional |— Jumat, 05 Oktober 2018 WP | 4690x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4181x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3612x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe