Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Petugas damkar Fiji dipaksa masuk serikat buatan pemerintah
  • Senin, 24 Oktober 2016 — 13:13
  • 290x views

Petugas damkar Fiji dipaksa masuk serikat buatan pemerintah

Petugas pemadam kebakaran di Fiji dipaksa untuk menjadi anggota serikat pekerja buatan Otoritas Pemadam Kebakaran (NFA).
Perlengkapan pemadam kebakaran dijemur di salah satu stasiun pemadam di Suva, Fiji. --RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Suva, Jubi – Petugas pemadam kebakaran di Fiji dipaksa untuk menjadi anggota serikat pekerja buatan Otoritas Pemadam Kebakaran (NFA). Pemaksaan itu ditentang oleh Asosiasi Pekerja Pelayanan Publik (FPSA) karena undang-undang melarang pendirian serikat pekerja oleh manajemen perusahaan.

Selama ini, petugas pemadam kebakaran adalah salah satu elemen anggota FPSA. Dengan adanya pemaksaan oleh NFA ini, FPSA berang dan menuding NFA melakukan intervensi serta melanggar UU.

Hubungan antara FPSA dan pemerintah memang memburuk tahun ini. Hal itu dipicu oleh pemungutan iuran anggota oleh NFA kepada petugas pemadam kebakaran dengan cara memotong gajinya secara otomatis setiap bulan. Ketentuan itu dilegitimasi oleh kementerian terkait.

Sekretaris FPSA, Rajeshwar Singh mengatakan bahwa komandan regu di satuan pemadam kebakaran telah berkeliling ke beberapa stasiun pemadam kebakaran dalam rangka merekrut para petugas menjadi anggota serikat pekerja di bawah NFA.

“Mereka mempengaruhi anggota kami agar segera mengundurkan diri dari FPSA dan bergabung dengan serikat pekerja yang mereka bentuk,” ujar Singh.

Ia menambah, ajakan itu juga ditujukan kepada para relawan pemadam kebakaran. Serikat buruh NFA membujuk mereka dengan iming-iming akan diangkat menjadi karyawan tetap. “Dan janji-janji lainnya terutama seperti iming-iming promosi jabatan,” katanya.

FPSA mengajukan surat keberatan ke pengadilan tentang pelanggaran yang dilakukan NFA tersebut. Namun, ia menyayangkan karena pengadilan tidak memerintahkan penyelidikan terhadap serikat pekerja di bawah NFA itu.

Selain itu, FPSA juga memverifikasi keberadaan serikat pekerja tersebut di badan pencatat serikat pekerja. Namun, hasilnya juga nihil. Karena Rajeshwar belum juga menerima jawaban dari badan pencatat.

Sejak 2009, serikat pekerja di Fiji kehilangan daya tawarnya terkait perbaikan upah dan kondisi kerja, menagih iuran anggota, dan rapat tanpa izin dari majikan. Upaya pelemahan serikat pekerja terus berlangsung dan kini juga menjangkiti lembaga pemadam kebakaran. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Parlemen akan ajukan mosi tidak percaya pada PM Tonga

Selanjutnya

Masyarakat ajukan petisi tolak tambang fosfat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe