Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pasar Youtefa banjir, pedagang terpaksa berjualan di bahu jalan
  • Kamis, 09 November 2017 — 23:35
  • 680x views

Pasar Youtefa banjir, pedagang terpaksa berjualan di bahu jalan

"Kami harus jualan di sini dengan pedangan-pedagang lain, mau bagaimana lagi, sejak sore kami sudah bersiap jualan, tiba-tiba malamnya sudah hujan. Kejadian ini terus dan selalu terulang jika ada hujan, dan selama ini tidak ada reaksi cepat dari Pemkot untuk tangani masalah banjir di Pasar Youtefa ini," katanya, Kamis (9/11/2017), Jayapura, Papua.
Para pedagang saat berjualan di bahu jalan dekat teluk Youtefa. - Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura dan sekitarnya semalaman, membuat Pasar Youtefa terendam banjir setinggi pinggul orang dewasa. Akibatnya, para pedagang terpaksa berjualan di bahu jalan.

Dari pantauan wartawan Jubi, para pedagang berjejer sepanjang bahu jalan di depan kampus Akper Yanmas, sampai di ujung jalan masuk Pantai Enggros, dan jalan yang mengarah ke pasar baru di depan SMK 5 Jayapura.

Mama Maria Wouw yang berjualan di bahu jalan mengaku, terpaksa berjualan di tempat tersebut karena Pasar Youtefa tidak bisa digunakan lagi.

"Kami harus jualan di sini dengan pedangan-pedagang lain, mau bagaimana lagi, sejak sore kami sudah bersiap jualan, tiba-tiba malamnya sudah hujan. Kejadian ini selalu terulang jika ada hujan, dan selama ini tidak ada reaksi cepat dari Pemkot untuk tangani masalah banjir di Pasar Youtefa ini," katanya, Kamis (9/11/2017), Jayapura, Papua.

Ia menambahkan keadaan pasar seperti itu, butuh satu sampai dua hari untuk membersihkan kotoran dan sampah plastik, serta tumpukan kayu dan lumpur yang menutupi got-got dalam pasar.

Sementara itu, Mas Iwan, yang berprofesi sebagai pengepul pinang berharap, Pemkot dan dinas terkait memperhatikan nasib para pedagang Papua dan non-Papua yang berjualan di Pasar Youtefa, karena banjir merugikan jualan mereka.

"Apalagi mereka yang punya los kios dalam pasar, barang dagangan mereka pasti ikut terendam dan mengalami kerugian besar. Belum lagi mama-mama yang menyimpan jualan mereka dalam pasar, pasti ikut terendam juga, dan hanya itu mata pencarian mereka untuk menghidupi keluarga," keluhnya.

Ia berharap ke depan Pemkot dan dinas terkait, dapat mempercepat pembangunan pasar baru, agar pedagang segera pindah dan bisa berdagang dengan nyaman. (*)

loading...

Sebelumnya

Awasi BBM satu harga, Pertamina butuh dukungan

Selanjutnya

Punya Rp2,5 juta, kini bisa inden CRF 150L 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe