TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Sering hujan, pedagang pasar Yotefa pindah ke jalan
  • Jumat, 10 November 2017 — 13:08
  • 584x views

Sering hujan, pedagang pasar Yotefa pindah ke jalan

Mereka menggelar lapak di sepanjang jalan Kamkey Skyline, tepatnya  di depan kampus Politeknik kesehatan dan jalan masuk pasar Yotefa, Abepura.
Para penjual saat menjual dagangannya di sepanjang jalan -Jubi/David Sobolim
David Sobolim
[email protected]
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Hujan yang terjadi beberapa hari ini mengakibatkan para pedagang di pasar Yotefa, Abepura, Kota Jayapura  beralih ke jalanan, kondisi itu akibat lapak tempat mereka berdagang di dalam pasar terendam air. Mereka menggelar lapak di sepanjang jalan Kamkey Skyline, tepatnya  di depan kampus Politeknik kesehatan dan jalan masuk pasar Yotefa, Abepura.

"Tadi pagi sudah turun bawah jualan untuk jual  tetapi di dalam pasar  banjir akhirnya saya jualan di sini,” kata Dris, pedagang sayur, kepada jubi, Kamis (9/11/2017).

Penjualan sayur dari Koya itu sengaja membuka lapak dilakukan pedagang lain sejak pagi hingga siang. Ia mengaku kondisi itu menimbulkan kemacetan, namun karena tak ada alternatif lain untuk berjualan.

“Jika hujan kami pindah ke jalanan, ini bukan pertama kali,” kata Dris  menjelaskan.

Tak hanya pedagang, efek rendaman air saat musim hujan di sekitar pasar Yotefa juga dirasakan pelaku usaha lain. Yonathan, pemilik bengkel mobil misalnya juga tak bisa beraktivitas karena ke banjir.

“Kami yang berada di sekitar kelurahan Waimhorock sampai pasar Yotefa dan sekitarnya ini menjadi langganan banjir,” kata Yonathan.

Ia menyayangkan, hujan yang menimbulkan genanngan  karena orang membuang sampah di sungai terdekat. “Akibatnya saluran di sekitar pasar Yotefa tertutup sampah dan airnya naik ke perumahan warga dan pasar di sekitarnya,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Sampai Oktober 2017, Allianz Life bayarkan klaim Rp5,4 miliar

Selanjutnya

Okupansi hotel di kota Jayapura terdongkrak kegiatan pemerintah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat