Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Sepuluh jurnalis Pasifik diundang liputan konferensi perubahan iklim
  • Jumat, 10 November 2017 — 14:45
  • 868x views

Sepuluh jurnalis Pasifik diundang liputan konferensi perubahan iklim

Pengundang Kementerian Luar Negeri Jerman sebagai bagian dari kompetisi yang mencerminkan pentingnya Konferensi penandatangan Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim yang digelar PBB.
Beberapa wartawan Pasifik pada pembukaan Climate Planet yang diadakan satu hari sebelum pembukaan COP23. – DVU/Anita Roberts.
RNZI
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Bonn, Jubi – Sepuluh wartawan dari wilayah Pasifik telah diundang untuk meliput konferensi perubahan iklim internasional yang sedang berlangsung di Bonn, Jerman. Pengundang Kementerian Luar Negeri Jerman sebagai bagian dari kompetisi yang mencerminkan pentingnya Konferensi penandatangan Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim yang digelar PBB.

Tercatat dalam acara itu menghadirkan negara-negara kepulauan Pasifik yang kecil. Sedangkan Fiji memimpin sebagai Presidensi COP23. Dalam konferensi itu mengkaji cerita tentang negara-negara kecil Pasifik yang terkena dampak signifikan kenaikan permukaan air laut, frekuensi siklon, kekeringan yang terkait dengan perubahan iklim harus didengar.

Sejumlah jurnalis yang diundang itu meliputi  Ofani Eremae dari Solomon Star, Iliesa Tora (Nuku'alofa Times), Lani Wendt Young (Samoa Planet), Jared Koli (Island Sun, Solomon), Lice Movono (Fiji Times) dan Anita Roberts (Vanuatu Daily Post), Georgina Kekea (Solomon Islands Broadcasting Corporations), Elenoa Turagaiviu (Fiji Broadcasting Corporation), Florence Jonduo (EMTV Papua New Guinea) dan Mereoni Mili seorang trainee dari Wansolwora di USP, Fiji.

Mereka akan menulis beritanya untuk dikirim kembali ke negara mereka. Meski begitu pemerintah Jerman dan UNFCCC khawatir biaya untuk ke Bonn menjadi tantangan bagi banyak wartawan dari kawasan ini.

Kehadiran Jurnalis dan media itu memiliki peran penting dalam memerangi perubahan iklim melalui kesadaran dan memastikan komitmen para pemimpin dunia. Tujuan kehadiran jurnalis itu juga untuk menghentikan pemanasan global di bawah 2 derajat Celcius dengan mengurangi emisi karbon.(*)

loading...

Sebelumnya

Gereja di PNG terlibat menangani isu berbasis gender

Selanjutnya

Di PNG, hukuman mati dapat diberikan untuk pembunuhan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32960x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8998x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6515x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5999x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5671x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe