Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Di PNG, hukuman mati dapat diberikan untuk pembunuhan
  • Jumat, 10 November 2017 — 15:21
  • 709x views

Di PNG, hukuman mati dapat diberikan untuk pembunuhan

Kepolisian Port Moresby mengeluarkan peringatan terkait penyiksaan dan pembunuhan main hakim sendiri yang dilakukan terhadap mereka yang dituduh sebagai dukun.
Post-Courier yang kontroversial tentang pembakaran seorang perempuan muda yang dituduh sebagai dukun diduga terjadi di Mount Hagen, Papua Nugini. – Post-Courier/ Ramcy Wama
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Port Moresby, Jubi – Kepolisian Port Moresby mengeluarkan peringatan terkait penyiksaan dan pembunuhan main hakim sendiri yang dilakukan terhadap mereka yang dituduh sebagai dukun.

Peringatan tersebut diperkenalkan akibat maraknya pembunuhan balas dendam terkait ilmu gaib dalam seminggu terakhir di Eight-Mile di Timurlaut Moresby.

Witch-hunt atau perburuan penyihir atau dukun dilakukan oleh keluarga seorang pemuda dari Wabag, Provinsi Enga, yang mengklaim bahwa dia telah meninggal akibat ilmu gelap.

Seorang perempuan disiksa dan dibunuh dan beberapa rumah dibakar sebagai hasilnya.

Komandan di Kantor Polisi Gordon, Sersan Satu Hanson Tokally, mengatakan, kemarin,  siapa pun yang terbunuh atas nama balas dendam atau keadilan yang main hakim sendiri juga bersalah karena melakukan pembunuhan dan akibatnya, tidak akan kebal terhadap konsekuensi hukum dari tindakan kejahatan tersebut.

“Oknum-oknum yang menyiksa dan membunuh mereka (tersangka dukun) juga bersalah melakukan tindak pidana dan mereka akan ditangani dengan serius seperti peraturan yang berlaku. Ada hukum dan hukum itu berlaku untuk semua orang. Kita tidak bisa membiarkan mereka bebas,” kata Tokally.

“Kita berbicara tentang kehidupan seseorang. Ini mungkin sesuai dengan kepercayaan tradisional kita, tapi harus ada bukti nyata yang menunjukkan bahwa orang-orang yang meninggal itu terbunuh akibat ilmu gelap,” katanya lagi.

“Anda tidak bisa hanya membabi buta menuduh seseorang dan menyerang mereka. Saya mengerti bahwa keluarga yang berduka mungkin ingin membalas dendam, tapi kita harus berhati-hati dalam situasi seperti ini. Hormati hukum dan biarkan hukum untuk melakukan tugasnya,” ujar Tokally menambahkan.

Amandemen PNG Criminal Code 2013 (KUHAP PNG ) sekarang telah memfasilitasi hukuman mati untuk diterapkan pada mereka yang melakukan pembunuhan sengaja terhadap orang-orang yang dituduh mempraktikkan ilmu sihir.

Tokally menegaskan penyelidikan terhadap pembunuhan baru-baru ini sedang berlangsung dan polisi meminta semua orang yang memiliki informasi untuk melaporkannya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Sepuluh jurnalis Pasifik diundang liputan konferensi perubahan iklim

Selanjutnya

Desa menolak tawaran uang demi melestarikan lingkungan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe