Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Imigrasi segera bentuk unit kerja di Asmat
  • Minggu, 12 November 2017 — 14:31
  • 616x views

Imigrasi segera bentuk unit kerja di Asmat

Kantor Imigrasi Kelas II B Tembagapura di kabupaten Mimika tahun 2018 akan membentuk unit kerja keimigrasian di Agats, ibu kota kabupaten Asmat, Provinsi Papua.
Pesta Budaya Asmat yang rutin digelar pemda setempat dan banyak dihadiri wisatawan manca negara, menjadi salah satu alasan dibukanya Kantor Imigrasi Unit Kerja Asmat – Jubi/Pemkab Asmat
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Timika, Jubi - Kantor Imigrasi Kelas II B Tembagapura di kabupaten Mimika tahun 2018 akan membentuk unit kerja keimigrasian di Agats, ibu kota kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

Kepala Kantor Imigrasi Tembagapura, Jesaja Samuel Enock, di Timika, Sabtu (11/12/2017), mengatakan pembentukan unit kerja di Asmat akan dilakukan secepatnya dalam rangka memaksimal fungsi keimigrasian di daerah yang sangat terkenal seni ukir dan tariannya itu.

Seiring dengan itu, Kantor Imigrasi Tembagapura rencananya akan berubah nama menjadi Kantor Imigrasi Mimika.

"Kalau tidak ada halangan, tahun depan sudah berganti nama menjadi Kantor Imigrasi Mimika. Perubahan nama itu semata-mata untuk memperluas jangkauan wilayah pelayanan keimigrasian terutama dalam hal pengurusan paspor," kata Jesaja.

Menurut dia, perubahan nama Kantor Imigrasi Tembagapura ke Kantor Imigrasi Mimika sangat berpengaruh pada jangkauan pelayanan keimigrasian ke sejumlah kabupaten sekitar Mimika, seperti Kabupaten Asmat, Paniai, Deiyai, Dogiyai, dan Intan Jaya.

Hingga saat ini, sejumlah kabupaten tetangga itu masuk dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Tembagapura di Timika.

Terkait rencana pembentukan unit keimigrasian di Asmat, pemkab setempat telah menyatakan dukungan penuh.

Sebab kebutuhan pengurusan paspor terutama bagi jamaah calon haji dari Kabupaten Asmat terus meningkat setiap tahunnya.

Selain itu, kabupaten Asmat yang mengandalkan penerimaan daerahnya dari sektor pariwisata kerap dikunjungi wisatawan manca negara.

Setiap tahun, pada pekan kedua Oktober, Pemkab Asmat bekerja sama dengan Gereja Katolik Keuskupan Agats rutin menggelar 'Pesta Budaya Asmat' dengan menampilkan ratusan hingga ribuan ukiran patung dan pentas seni tari dari berbagai distrik di wilayah itu.

Situasi itu, kata Jesaja, tentu membutuhkan layanan keimigrasian yang efektif dan efisien, terutama bagi para wisatawan manca negara yang khusus datang ke Asmat baik menggunakan sarana angkut penerbangan melalui Timika maupun yang langsung menuju Agats menggunakan kapal pesiar. (*)

 

loading...

Sebelumnya

HIV-AIDS di Jayawijaya mencapai 4.741 kasus

Selanjutnya

Jayawijaya canangkan bebas malaria 2020

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe