Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Pembengkakan penduduk Kabupaten Puncak menuai protes
  • Senin, 12 November 2017 — 14:16
  • 132x views

Pembengkakan penduduk Kabupaten Puncak menuai protes

Protes itu terkait perubahan data secara signifikan dalam kurun waktu hanya dua bulan.
Ppernyataan sikap Forum Penyelamat Data Penduduk Kabupaten Puncak - Jubi/ Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Forum Penyelamat Data Penduduk (FPDP) Kabupaten Puncak memprotes perubahan data kependudukan di daerah setempat. Protes itu terkait perubahan data secara signifikan dalam kurun waktu hanya dua bulan.

“Kami mencermati data penduduk pada bulan Agustus dan Oktober 2017 secara nyata terbukti  berubah,” kata Koordinator Forum Penyelamat Data Penduduk Kabupaten Puncak, Yopi Murib, kepada Jubi, Minggu (12/11/2017).

Ia menilai penambahan jumlah penduduk tidak masuk akal, apa lagi terjadi dalam jangka waktu  dua bulan. “Kami meminta pertanggung jawaban atas dasar apa Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Puncak menaikan jumlah penduduk,” kata Yopi menjelaskan.

Catatanya menunjukan kenaikan data kependudukan  terjadi pembengkakan 90.797 jiwa, dengan perincian  pad Agustus jumlah penduduk Kabupten Puncak 212,659 jiwa, sedang data per November 2017 bertambah menjadi 311,503 jiwa. Data itu dinilai tidak jelas karena berubah dratis dalam kurun hanya dua bulan.

Sedangkan catatanya menunjukan data penduduk kabupaten Puncak sesuai dengan data pemilihan presiden tahun 2014 dengan jumlah penduduk hanya 159.169 Jiwa.

Yanes mengancam akan melaporkan pembengkakan jumlah penduduk itu agar diproses secara hukum  dan mengungkapkan kebenaran.

“Kami warga masyarakat Kabupaten Puncak merasa dipermainkan oleh seorang kepala dinas dan pejabat pengelola data harus bekerja profesional," katanya.

Warga Kabupaten Puncak, Rony Misikmbo menyatakan curiga dengan kenaikan jumlah penduduk  saat daerahnya akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2018.

 "Jangan sampai perubaha DPT digunakan untuk kepentingan tahun 2018,” kata Rony.

Ia berharap agar data kependudukan tidak digunakan untuk kepentingan politik semata. Roni juga mempertanyakan pemindahan penduduk dari distrik Ilaga, Sinak dan Agandugume ke distrik Beoga dan Wangbe.(*)

loading...

Sebelumnya

Protes data kependudukan, warga Lanny Jaya ancam Golput

Selanjutnya

Konferensi Klasis Pasema ke-XIV pilih ketua baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe