Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Yunus Wonda: Serapan APBD, catatan untuk eksekutif
  • Senin, 13 November 2017 — 02:28
  • 847x views

Yunus Wonda: Serapan APBD, catatan untuk eksekutif

"Tahun ini penyerapan anggaran sedikit mengalami keterlambatan daya serap. Ini disebabkan beberapa faktor di antaranya lambatnya proses lelang, tender dan lainnya," kata Wonda akhir pekan lalu.
Ketua DPR Papua, Yunus Wonda - Jubi/Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, tidak maksimalnya penyerapan APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2017 menjadi catatan untuk pihak eksekutif.

"Tahun ini penyerapan anggaran sedikit mengalami keterlambatan daya serap. Ini disebabkan beberapa faktor di antaranya lambatnya proses lelang, tender dan lainnya," kata Wonda akhir pekan lalu.

Menurutnya, kemungkinan sebagian besar anggaran pada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua tahun ini tidak dapat terserap secara maksimal. Kini memasuki tutup tahun anggaran, sehingga tidak mungkin program dapat dilaksanakan.

"Kami harap ini menjadi catatan untuk OPD. Kedepan jangan lagi daya serap menjadi catatan terpenting," ujarnya.

Katanya, sangat disayangkan jika hampir sebagian besar anggaran harus dikembalikan ke kas negara lantaran tidak terserap maksimal.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Muh Musaad mengatakan, daya serap OPD di lingkup pemprov setempat hingga Oktober mencapai 47 persen.

Persentase itu dimungkinkan meningkat, karena beberapa kegiatan baru dilaksanakan pada September dan Oktober.

"Ada ruang yang besar untuk meningkatkan daya serap. Dari tahun ke tahun serta pengalaman sebelumnya, setiap penghujung tahun Oktober–November baru ada peningkatan yang cukup signifikan," kata Musaad belum lama ini.

Menurutnya, serapan yang terbesar adalah dana Otsus, dimana 80 persen ditransfer ke kabupaten/kota dan 20 persen untuk provinsi.

“Kami tetap berkeyakinan daya serap berbeda dari tahun sebelumnya," ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Warga Banti : Kami tidak disandera

Selanjutnya

Ketua DPRP: Tiga aspek jadi landasan pembangunan daerah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4856x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4265x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4105x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3462x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2917x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe