Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Disperindagkop Jayapura dan BI gelar pelatihan membatik prada
  • Senin, 13 November 2017 — 16:27
  • 502x views

Disperindagkop Jayapura dan BI gelar pelatihan membatik prada

Sebagai upaya melestarikan budaya asli Indonesia, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) kabupaten Jayapura bekerjasama dengan Bank Indonesia perwakilan Papua menggelar pelatihan membatik prada di kediaman pembatik asal Sentani, Maria Pulanda Ibo. Pelatihan ini bertujuan memberi inovasi batik motif Papua supaya lebih menarik dan memiliki nilai jual tinggi.
Siswi SMKN V Kota Jayapura yang tekun mengikuti pelatihan membatik prada yang diselenggarakan Disperindagkop dan UKM kabupaten Jayapura bekerjasama dengan BI perwakilan Papua - Jubi/ Yance Wenda
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Sebagai upaya melestarikan budaya asli Indonesia, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) kabupaten Jayapura bekerjasama dengan Bank Indonesia perwakilan Papua menggelar pelatihan membatik prada di kediaman pembatik asal Sentani, Maria Pulanda Ibo. Pelatihan ini bertujuan memberi inovasi batik motif Papua supaya lebih menarik dan memiliki nilai jual tinggi.

“Kami akan menggelar pelatihan membatik prada selama empat hari ke depan. Prada adalah memberikan tinta emas pada motif batik yang dibuat,” kata Manajer Fungsi Pelaksanaan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua, Yon Widiyono, saat membuka pelatihan, Senin (13/11/2017).

Widiyono mengatakan selama ini setelah diamati, batik yang dibuat Mama Ibo, panggilan akrab Maria Pulanda Ibo, masih sama dengan batik yang biasa. Sehingga muncul inisiatif dari pihaknya mendatangkan tim narasumber kelompok batik Bhre Tumapel dari Malang membagikan ilmu dalam membatik prada.

Pelatihan membatik prada ini tidak hanya diikuti kelompok pembatik binaan Mama Ibo saja namun juga dari SMK Negeri V Jayapura dan mahasiswa ISBI Tanah Papua.

“Kami memandang batik ini mengunsurkan budaya, sehingga kami mengundang mereka karena mereka yang akan meneruskan melestarikan budaya ini. Siapa lagi kalau bukan generasi muda ini dan PKK di Kota Sentani serta mama-mama binaan lainnya,” jelas Widiyono, Senin (13/11/2017).

Dengan pelatihan ini diharapkan krasi batik Papua dapat lebih dikembangkan sehingga memudahkan pemasaran batik-batik Papua ke depan.

“Kita bisa memperkenalkan batik Papua dengan menggelar fashion show. Tidak hanya dengan pameran-pameran seperti yang selama ini dilakukan tapi juga baju yang siap pakai. Karena baju siap pakai itu daya tariknya berbeda,” jelas Widiyono.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Kopersi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) kabupaten Jayapura, Lenora Bemei, dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada BI yang telah memfasilitasi pelatihan ini.

“Kami mewakili Pemerintah kabupaten Jayapura menyampaikan banyak terima kasih kepada Bank Indonesia yang sudah menyelenggarakan pelatihan ini. Terima kasih juga kepada mama Ibo yang sudah memberikan tempat untuk membina UKM untuk belajar membatik,” ucapnya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Pertamina: Penyaluran BBM menjadi komitmen kami

Selanjutnya

Musim hujan, stok ikan melimpah di Pasar Youtefa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe