Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pihak keluarga bantah Martinus Beanal sudah dikuburkan
  • Selasa, 14 November 2017 — 07:22
  • 1130x views

Pihak keluarga bantah Martinus Beanal sudah dikuburkan

Kristina Beanal (menggunakan rompi hitam) bersama beberapa ibu dari Kampung Banti mendatangi Polres Mimika, Senin (13/11/2017) untuk menanyakan keberadaan Martinus Beanal - Jubi/Victor Mambor
Victor Mambor
victor_mambor@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Pihak keluarga Martinus Beanal, karyawan Pangan Sari Utama (PSU), salah satu kontraktor PT. Freeport Indonesia yang dinyatakan hilang sejak Selasa (7/11/2017) hingga hari ini belum tahu nasib Martinus.

Pernyataan pihak keluarga yang diwakili istri dan adik kandung Martinus sekaligus mengklarifikasi pemberitaan berbagai media lokal maupun nasional yang menyebutkan Martinus Beanal ditemukan di wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata dalam keadaan tak bernyawa dan jenazahnya telah diberikan kepada pihak keluarga untuk dikuburkan.

“Kami ingin klarifikasi pemberitaan media yang menyebutkan kakak kami sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan sudah dikuburkan oleh keluarga. Sampai hari ini, kami belum lihat jenazah kakak kami itu,” kata Kristina Beanal, adik kandung Martinus yang mendampingi Debora Wanmang, istri dari Martinus, Senin (13/11/2017) melalui sambungan telepon kepada Jubi.

Kristina dan Debora bersama beberapa ibu dari Banti telah mendatangi Kepolisian Resort Mimika untuk mempertanyakan keberadaan Martinus Beanal. Namun keduanya belum mendapatkan kejelasan tentang kondisi Martinus.

Martinus Beanal, dilaporkan hilang dalam perjalanan pulang ke Utikini. Dijelaskan oleh Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa) Nerius Katagame, Martinus yang sedang berada di Tembagapura terpaksa pulang karena mendapatkan telpon dari istrinya di Utikini. Walaupun sudah dicegah oleh beberapa rekannya, Martinus ngotot untuk pulang. Dalam perjalanan pulang itulah pihak keluarga mengatakan Martinus hilang kontak.

Menurut Kristina, pihak keluarga sempat menelpon Martinus dan saat ditelpon itu Martinus sudah berada di Kampung Baru.

“Kakak kami itu lewat bukit. Di sebelah bukit itu ada aparat keamanan Indonesia, di sebelahnya lagi ada tentara Papua Merdeka. Tidak tahu kami mau percaya yang mana. Tapi yang jelas, kami belum lihat jenazah kakak kami itu sampai hari ini,” ungkap Kristina.

Kristina menambahkan, kakaknya punya empat anak namun satu telah meninggal. Dua anak perempuannya berumur 23 dan 16 tahun. Sedangkan anak paling kecil, laki-laki berumur 11 tahun.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Jumat pekan lalu, kepada wartawan mengatakan Martinus ditemukan dalam kondisi sudah meninggal

"Ya benar, saudara Martinus Beanal telah ditemukan masyarakat dalam kondisi sudah meninggal pada Kamis, 9 November 2017, di Kampung Utikini, Tembagapura," katanya.

Ditambahkannya, jenazah Martinus ditemukan di sekitar wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata.

Aparat keamanan Indonesia menyebut kelompok bersenjata ini sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) namun kelompok ini menyebut diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) wilayah III, sayap militer Organisasi Papua Merdeka yang beroperasi di wilayah Timika. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat beberapa distrik di Yahukimo butuh jalan dan jembatan

Selanjutnya

Kekuatan Brimob masih kurang menjaga teritorial di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe