Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Kejurnas cricket, Bali tantang DKI Jakarta di final putri
  • Selasa, 14 November 2017 — 09:47
  • 483x views

Kejurnas cricket, Bali tantang DKI Jakarta di final putri

“Seharusnya saat menang undian, Kaltim jangan memilih batting duluan. Mereka harus pilih fielding, sebab lapangan masih licin,” jelasnya.
Batsman Jabar saat memukul bola yang dilempar bowler DKI atas nama Netty – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jakarta, Jubi - Tim putri Bali melaju ke final kejuaraan nasional (Kejurnas) Cricket senior 2017 setelah menumbangkan Kalimantan Timur di Semifinal dengan skor 48 over 7 melawan 47 overs 20.

Kaltim yang tampil superior saat menumbangkan Papua, tampil dalam performa kurang bagus. Starategi yang salah dilakukan Kaltim menghadapi anak-anak pulau Dewata.

Saat dilakukan undian coin, Kaltim yang menang dan memilih batting (memukul bola) sedangkan Bali bertindak sebagai fielding atau menjaga sekaligus menempatkan sejumlah bowler atau pelempar terbaiknya.

Kaltim yang mengira bisa atasi anak-anak ibu kota Indonesia, di luar dugaan malah, melakukan blunder. Lima batsman (pemukul) Kaltim mampu dimatikan (wicket) oleh empat bowler (pelempar) Bali yang juga dihuni sejumlah pemain Timnas Indonesia.

Sementara semifinal lainnya, DKI Jakarta harus berjuang susah payah untuk menyingkirkan Jawa Barat. Anak-anak ibu kota Indonesia ini menang dengan skor 102 overs 18 melawan 101 overs 20.

Kelompok putra Bali memastikan satu tiket ke final setelah kalahkan Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur ke final usai kalahkan Kalimantan Timur.

Dengan demikian Bali akan bertemu DKI Jakarta di babak final yang berlangsung hari ini, Selasa (14/11/2017) bertempat di Lapangan Cricket Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Pelatih Timnas Indonesia, Soni B. Hawoe mengatakan, Kaltim salah menerapkan strategi saat lawan Bali.

“Seharusnya saat menang undian, Kaltim jangan memilih batting duluan. Mereka harus pilih fielding, sebab lapangan masih licin,” jelasnya.

Soni menilai pelatih Kaltim keliru memutuskan, seharusnya mereka mengambil fielding, sebab bola yang dilempar bowler Bali, karena lapangan masih basah membuat bola memantul tidak kuat.

“Bola memantul sangat rendah sehingga para pemukul Kaltim kesulitan maupun sering membuat kesalahan dan dimatikan dengan cepatnya,” katanya.

Fernandez Nato, pelatih putri DKI Jakarta mengatakan, mereka harus habis-habisan menaklukan Jawa Barat buat melaju ke final.

“Jabar mengambil keuntungan saat lakukan batting, mereka mampu cetak poin 101, tapi anak-anak berusaha mengejar dan bisa melewati,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Papua tambah 2 emas, Riau dan DIY menyalip

Selanjutnya

Abhiram Singh Yadav: Saya sangat yakin dari olahraga cricket akan muncul atlet hebat dari Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe