Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. SMAN 1 Sentani gelar simulasi ujian nasional berbasis komputer
  • Selasa, 14 November 2017 — 12:04
  • 644x views

SMAN 1 Sentani gelar simulasi ujian nasional berbasis komputer

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sentani, kabupaten Jayapura, menggelar simulasi ujian nasional berbasis komputer. Simulasi diikuti 338 siswa di sekolah tersebut dan akan dilangsungkan selama tiga hari,13-15 November.
Siswa SMAN 1 Sentani saat mengikuti simulasi ujian nasional berbasis komputer - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sentani, kabupaten Jayapura, menggelar simulasi ujian nasional berbasis komputer. Simulasi diikuti 338 siswa di sekolah tersebut dan akan dilangsungkan selama tiga hari, 13-15 November.

“Siswa kami yang mengikuti simulasi ini ada 338 siswa. Kami bagi di empat ruang laboratorium komputer yang kami miliki. Setiap ruangan akan dilangsungkan tiga sesi simulasi,” jelas Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum SMAN 1 Sentani, Muryono, kepada Jubi, Senin (13/11/2017).

Lebih jauh Muryono menjelaskan dalam setiap sesi simulasi ujian berbasis komputer ini rata-rata diiikuti 30 siswa.

“Idealnya satu sesi 30 menit rapi karena ini simulasi. Ada juga yang sampai satu jam, tergantung situasi,” jelasnnya.

Muryono mengatakan walau komputernya yang ada di sekolahnya sudah barang lama namun kondisinya masih relatif bagus. Proses simulasi ujian kali ini berjalan lancar. Komputer itu juga yang digunakan untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di sekolah tersebut selama tiga tahun terakhir dan sejauh ini juga lancar.

“Kita bersyukur juga masih bisa pake. Tidak tahu sekolah-sekolah lain itu ujian pake komputer apa karena setiap sekolah berbeda,” katanya.

Simulasi hari pertama tidak diikuti semua siswa. Ada siswa yang sakit dan tidak bisa hadir, ada juga yang mengalami kecelakaan dan datang mengikuti ujian mengunakan kursi roda.

“Simulasi ini hanya berjalan sekali saja dan tidak ada ulang. Ada waktu tiga hari jadi kalau tidak ikut saat ini mereka bisa ikut dua hari nanti. Kendala yang berarti belum ada. Kami hanya berharap jangan ada pemadaman listrik dan gangguan jaringan internet,” ujar Muryono.

Hal lain di sampaikan proktor SMA Kristen Koinnonia Sentani, Jumail Setiawan. Dia mengatakan kendala yang dihadapi saat pelaksanaan ujian berbasis komputer adalah masalah klasik.

“Walau tidak semua anak mahir mengunakan komputer, mungkin hanya sekitar 60 persen yang mahir, semua siswa tetap mengikuti simulasi. Mereka cukup lancar mengikuti simulasi ini,” ucapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Sebagian besar masyarakat Korowai tidak mengantongi KTP dan Jamkespa

Selanjutnya

Mahasiswa Lanny Jaya gelar pemilihan ketua asrama

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe