Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kekuatan Brimob masih kurang menjaga teritorial di Papua
  • Selasa, 14 November 2017 — 11:42
  • 805x views

Kekuatan Brimob masih kurang menjaga teritorial di Papua

Anggota kurang lebih 3 ribu personil belum bisa menjadikan pasukan khas polisi tersebut menjaga teritorial bumi Cenderawasih.
Wakapolda Papua, Brigadir Jenderal Pol. Agus Rianto saat memberikan keterangan kepada pers - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Wakapolda Papua,  Brigadir Jenderal  Agus Rianto mengakui jumlah Personil Brigadir Mobil (Brimob) di Papua belum cukup untuk menjaga Papua dari gangguan para oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Geografis Papua sangat berbeda dengan dengan wilayah lain di Indonesia. Letak geografis yang sulit tersebut anggota Brimob yang ada di Papua saya rasa belum cukup," kata Agus Rianto kepada wartawan usai menjadi inspektur upacara pada perayaan HUT Brimob yang ke 72 di Jayapura.

Ia menyebutkan dengan anggota kurang lebih 3 ribu personil belum bisa menjadikan pasukan khas polisi tersebut menjaga teritorial bumi Cenderawasih. Apalagi di wilayah pegunungan Papua sering kali terjadi konflik baik horisontal maupun vertikal.

"Ada upaya pembentukan Mako di beberapa daerah di wilayah pegunungan Papua salah satunya di Kabupaten Jayawijaya. Namun hingga kini kami masih menunggu keputusan dari pusat," ujar Agus menambahkan.

Terkait kasus di Timika, Agus Rianto mengatakan saat ini Kapolda Papua bersama Pangdam XVII Cenderawasih sedang berada di Mimika. Diharapkan kasus penembakan dan juga konflik diwilayah tersebut dapatnya diselesaikan dengan cepat.

"Pendekatan persuasif masih tetap kami utamakan. Sehingga masyarakat dapat menjalankan kehidupannya dengan baik tanpa ada gangguan," kata Agus menjelaskan.

Agus mengatakan terus berusaha agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secepatnya. Langkah yang dilakukan di antaranya berusaha menjalin komunikasi kepada mereka yang melakukan tindakan kekerasan agar menyerahkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.

“Dan kepada masyarakat di Papua khususnya di Timika agar tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pihak keluarga bantah Martinus Beanal sudah dikuburkan

Selanjutnya

FRI-WP tuding Freeport dan pemerintah akar konflik di Timika

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe