Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Dana desa Rp 1,5 miliar di kampung Ngguti Bob belum cair
  • Selasa, 14 November 2017 — 16:56
  • 1067x views

Dana desa Rp 1,5 miliar di kampung Ngguti Bob belum cair

Dana desa di kampung Ngguti Bob, distrik Tanah Miring, kabupaten Merauke 2017 senilai Rp 1,5 miliar sampai sekarang belum bisa dicairkan karena laporan pertanggungjawaban masih dalam proses penyelesaian.
Masyarakat di kampung Ngguti Bob sedang mengikuti kegiatan penanaman padi – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Dana desa di kampung Ngguti Bob, distrik Tanah Miring, kabupaten Merauke 2017 senilai Rp 1,5 miliar sampai sekarang belum bisa dicairkan karena laporan pertanggungjawaban masih dalam proses penyelesaian.

Kepala Kampung Ngguti Bob, Rosidin, kepada sejumlah wartawan, Selasa (14/11/2017), membenarkan hal tersebut.

“Memang betul dana desa tahun ini, untuk yang tahap pertama belum bisad dicairkan karena kami masih menggunakan silpa tahun lalu senilai Rp 750 juta,” ungkapnya.

Sisa silpa tahun lalu, lanjut dia, sudah selesai digunakan untuk berbagai kegiatan pembangunan. Namun laporan pertanggungjawaban masih dirampungkan. Dalam waktu dekat dan diselesaikan dan diteruskan ke distrik dan kabupaten.

Disinggung pencairan dana tahap pertama dalam tahun ini terancam batal dilakukan, Rosidin mengaku masih ada waktu karena batas akhir pencairan akhir bulan Desember.

“Ya, kami kejar laporan pertanggungjawaban silpa tahun lalu dan segera untuk pencairan tahun 2017,” katanya.

“Saya bertanggungjawab atas keterlambatan ini. Namun demikian, berbagai program pembangunan dari dana desa akan tetap berjalan sebagaimana biasa,” tuturnya.

Kepala distrik Tanah Miring, Risky S, beberapa waktu lalu mengakui ada keterlambatan beberapa kampung dalam pencairan dana desa. Itu karena laporan terlambat disusun dan dikirim ke kabupaten.

“Dalam setiap kesempatan, saya selalu mengingatkan para kepala kampung agar laporan segera diselesaikan, sehingga dana tahap berikut dapat dicairkan. Sepanjang belum diserahkan, otomatis dana tak mungkin dicairkan,” tegasnya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Jatah rastra di kampung Kamundu Merauke masih kurang

Selanjutnya

Sebanyak 32 OAP di kampung Ngguti Bob buka lahan sawah 43 hektar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6252x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5831x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4001x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe