Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Bupati Nabire buka kegiatan peningkatan peran perempuan
  • Rabu, 15 November 2017 — 02:04
  • 619x views

Bupati Nabire buka kegiatan peningkatan peran perempuan

“Peran perempuan di zaman modern terutama dalam pembangunan bangsa dan negara khususnya Kabupaten Nabire, tidak hanya urusan di dalam rumah tangga,” kata Suprayitno.
Peserta kegiatan perumusan kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan, Selasa (14/11/17) - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Bupati Nabire, Isaias Douw, diwakili staf khusus bidang kerohanian, Suprayitno, membuka kegiatan perumusan kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan di bidang politik dan jabatan publik Kabupaten Nabire tahun 2017, di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Senin (14/11/17).

“Peran perempuan di zaman modern terutama dalam pembangunan bangsa dan negara khususnya Kabupaten Nabire, tidak hanya urusan di dalam rumah tangga,” kata Suprayitno.

Tambahnya, banyak contoh perempuan yang menunjukkan kemampuannya dan membaktikan dirinya bagi kemajuan daerah, tidak hanya di dalam birokrasi tetapi juga di bidang politik. 

“Maka diharapkan hasil dari kegiatan ini bisa memajukan perempuan di Kabupaten Nabire, agar perempuan terus berperan dalam bidang politik dan jabatan publik guna memajukan daerah ini pada masa-masa mendatang,” ujarnya.

Selain itu menurut Suprayitno, materi yang disampaikan diharapkan membuka pemikiran semua pihak, bahwa perempuan sesungguhnya tidak hanya ditakdirkan mengurusi rumah tangga, tetapi mereka adalah patner laki-laki dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia politik dan publik.

“Perempuan adalah patner laki-laki, sudah saatnya hak perempuan harus setara,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan  tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Nabire, yakni membuka isolasi daerah demi terwujudnya masyarakat Nabire yang berwawasan keberagaman, berkeadilan, sejahtera, dan mandiri secara berkelanjutan.

Suprayitno juga meminta agar kaum laki-laki tidak lagi memandang perempuan hanya sebagai pelayan laki-laki yang tugasnya hanya mengurusi anak dan dapur. Yang membedakan laki-laki dan perempuan, kata dia, perempuan dapat melahirkan dan laki-laki tidak dapat melahirkan. Untuk itu hal-hal selain kodrat perempuan yang bisa melahirkan, dapat dikerjakan bersama-sama. 

“Jadikan perempuan sebagai rekan dalam melaksanakan berbagai kegiatan. Berilah kesempatan dan dukungan kepada perempuan yang memiliki niat berkarier di birokrasi maupun politik,” katanya.

Sementara itu ketua panitia pelaksanaan, Yuliana Nauw, mengatakan kegiatan perumusan kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan bertujuan meningkatkan peran serta seluruh elemen, baik pemerintah, swasta dan masyarakat, dalam mendukung keterwakilan perempuan di bidang politik maupun jabatan publik.

“Kami ingin semua stakeholder mendukung peran perempuan sebagai patner laki-laki. Ini sesuai dengan amanat UU Nomor 8 Tahun 2012,” katanya.

Peserta diikuti kader perempuan keterwakilan partai politik, tokoh perempuan, serta perwakilan dari berbagai instansi yang berjumlah 50 orang. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinas PPA Nabire lakukan pelayanan USG gratis bagi ibu hamil

Selanjutnya

Bupati Isaias hadiri peringatan HUT Korps Brimob ke-72

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe