Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. DPMPTSP evaluasi tim pemantau IMB
  • Rabu, 15 November 2017 — 15:03
  • 497x views

DPMPTSP evaluasi tim pemantau IMB

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Jayapura melaksanakan evaluasi terkait kinerja tim pemantau Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di kabupaten Jayapura.
Suasana evaluasi dan monitoring DPMPTSP bersama sejumlah pimpinan OPD dan pihak terkait - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Jayapura melaksanakan evaluasi terkait kinerja tim pemantau Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di kabupaten Jayapura.

Kepala DPMPTSP kabupaten Jayapura, Hanock Puraro, mengatakan tim yang dibentuk pihaknya ini sudah bekerja sejak dua minggu lalu dan akan berjalan sampai dengan 31 Desember 2017.

"Bupati Jayapura dalam masa kepemimpinannya mengakui bahwa kabupaten Jayapura telah bertumbuh cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengembang yang datang menanamkan modal dan usahanya di daerah ini, baik itu pembangunan rumah tinggal dalam bentuk unit perumahan atau bangunan rumah dan toko di wilayah perkotaan. Kendati demikian apa yang dibangun ini harus ditata lebih baik lagi," ujar Hanock Puraro, di Kantor Bupati Jayapura, usai memimpin rapat evaluasi dan monitoring hasil kerja tim IMB, Rabu (15/11/2017).

Hanock mengakui dari hasil evaluasi tersebut masih banyak pengembang yang belum melaksanakan tanggung-jawabnya berdasarkan aturan yang ditetapkan. 

"Pengemban mengurus IMB, SITU, dan SIUP untuk sebuah usaha. Dalam pengembangannya mereka tidak kembali melapor lagi. Misalnya, IMB awal untuk satu unit rumah satu lantai tetapi sudah berubah menjadi rumah toko (ruko) dua lantai. Secara aturan IMB-nya harus dilaporkan lagi kalau ada pengembangan bangunan tersebut. Hal ini yang tidak dilakukan, sehingga tim yang bekerja ini akan menata kembali semua kepemilikan IMB sekaligus melakukan sosilisasi kepada masyarakat," jelasnya.

Kepala Bidang Perizinan Terpadu, DPMPTSP kabupaten Jayapura, sekaligus koordinator tim,  Harry, menjelaskan hasil pemantauan timnya selama dua minggu di tiga distrik di wilayah perkotaan yakni Sentani, Sentani Timur, dan Waibhu, memang masih banyak pengembang yang belum patuh mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan untuk mendirikan sebuah bangunan dan juga bangunan untuk pemukiman, ruko, serta hotel.

"Upaya kami saat ini tidak langsung menertibkan tetapi lebih kepada penyuluhan dan juga sosialisasi. Artinya, kami juga memberitahukan kepada pengembang untuk mengikuti aturan yang ditetapkan. Dengan demikian pembangunan yang diinginkan bukan hanya bertumbuh pesat tetapi juga tertata dengan baik berdasarkan aturan yang ada. Jika hal ini tidak dilaksanakan maka penertiban juga akan kami berlakukan," ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dewan Suku Adat Jayapura: Kesejahteraan masyarakat harus diutamakan

Selanjutnya

PAD pelayanan satu pintu tembus Rp 3 miliar 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe