Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. PAD pelayanan satu pintu tembus Rp 3 miliar 
  • Rabu, 15 November 2017 — 15:17
  • 461x views

PAD pelayanan satu pintu tembus Rp 3 miliar 

Kepala Dinas Penenanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Jayapura, Hanock Puraro, mengaku pihaknya dalam memberikan sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kabupaten Jayapura telah mencapai angka Rp 3 miliar.
Hotel Horex yang bangunannya sangat dekat dengan badan jalan. Sesuai aturan letak bangunan minimal 20 meter dari badan jalan - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kepala Dinas Penenanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Jayapura, Hanock Puraro, mengaku pihaknya dalam memberikan sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kabupaten Jayapura telah mencapai angka Rp 3 miliar.

Pendapatan tersebut menurut Puraro melebihi target yang ditetapkan, dimana target awal hanya Rp 1,3 miliar per tahun  yang dibebankan kepada DPMPTSP.

"Target yang ditetapkan untuk per tahun sudah kita capai di empat bulan awal tahun ini. Masuk bulan Agustus target berikut dibebankan lagi kepada kita sebesar Rp 2,5 miliar sebelum akhir tahun ini. Target tersebut sudah kami lewati dan di akhir tahun ini sudah kita pastikan mencapai Rp 3 miliar lebih," ujar Hanock Puraro, saat ditemui di Kantor Bupati, Rabu (15/11/2017).

Dijelaskan, percepatan PAD ini didapat dari kepengurusan Surat Izin Usaha, Izin Mendirikan Bangunan, Surat Izin Tempat Usaha, serta pendapatan lain yang sah. Oleh sebab itu, mengakhiri tahun ini masih ada sejumlah pihak yang melakukan usaha di tempat ini yang belum melaksanakan tanggung-jawabnya diharapkan agar segera menyelesaikannya.

"Dengan adanya kesadaran dari setiap pengembang dan pelaku usaha di daerah ini, dengan sendirinya juga telah membantu peningkatan PAD. Tidak hanya untuk kami di instansi terkait tetapi juga secara umum untuk kabupaten Jayapura," jelasnya.

Kepala Bidang Pendapatan, Harry, mengatakan sudah banyak pengembang yang melaksanakan aktivitas pembangunan di daerah ini. Dengan mendirikan perumahan sekelas BTN dengan jumlah mencapai ratusan unit. 

Lebih lanjut Harry menerangkan tahun ini sudah pasti melewati target yang ditetapkan. Sementara untuk tahun depan tentu pihaknya akan mengacu lagi kepada target yang ditetapkan.

Pendapatannya sudah akan diterima dari hal yang sama termasuk pengembang yang belum melunasi kewajiban mereka seperti Hotel Horex, Saga Mall Sentani, serta ruko di seputaran kota Sentani.  Pihak manajemen Saga Mall Sentani dan hotel Horex berjanji tahun depan akan menyelesaikan tanggung-jawabnya serta mengubah letak posisi bangunannya karena sangat berdekatan dengan badan jalan raya.

"Kalau satu BTN dengan seratus unit maka jumlah pendapatan kita bisa mencapai ratusan juta rupiah dari pengurusan IMB. Belum lagi ruko dan hotel. Dari target yang ditetapkan, kami sudah melebihi seratus persen. Akhir tahun ini dipastikan ada pemasukan lagi sekitar Rp 600 juta. Kendati demikian masih ada juga yang belum melunasi tanggungan IMB-nya seperti hotel Horex, Saga Mall Sentani, dan Hotel Grand Alison yang dalam pengembangannya tidak sesuai dengan IMB sebelumnya bahkan sudah keluar dari aturan yang ditetapkan dalam proses pembangunan sebuah bangunan," ungkapnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

DPMPTSP evaluasi tim pemantau IMB

Selanjutnya

Warga Jayapura diminta siapkan dua kantong plastik di rumah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe