Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Komisi V DPRP akan evaluasi perguruan tinggi di Papua
  • Kamis, 16 November 2017 — 05:42
  • 1129x views

Komisi V DPRP akan evaluasi perguruan tinggi di Papua

"Akan dievaluasi satu per satu. Nanti kami akan bentuk tim kerja khusus atau panja komisi menangani evaluasi kampus negeri dan swasta di Papua yang selama ini berjalan tidak sesuai harapan masyarakat Papua," kata Yan kepada wartawan, Rabu (15/11/2017).
Ketua Komisi V DPR Papua, Yan Permenas Mandenas dan Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau ketika memberikan keterangan pers - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Komisi V DPR Papua yang membidangi pendidikan akan mengevaluasi pergurun tinggi swasta dan negeri di Papua.  

Ketua Komisi V, Yan Permenas Mandenas mengatakan, evaluasi perguruan tinggi di Papua akan dilakukan pihaknya karena selama ini ada perguruan tinggi terkesan pengembangannya hanya ingin mencapai target bisnis. Tidak didesain untuk memenuhi target sumber daya manusia (SDM) di Papua. 

"Akan dievaluasi satu per satu. Nanti kami akan bentuk tim kerja khusus atau panja komisi menangani evaluasi kampus negeri dan swasta di Papua yang selama ini berjalan tidak sesuai harapan masyarakat Papua," kata Yan kepada wartawan, Rabu (15/11/2017).

Menurutnya, hasil evaluasi akan dibawa dan dibicarakan bersama Kementerian Pendidikan untuk dilakukan verifikasi kembali terhadap kampus di Papua mulai terkait standar akreditasi, standar pendirian kampus, standar pembukaan jurusan dan program studi yang dikembangkan kampung swasta maupun negeri di Papua.

"Dengan begitu, tidak ada lagi namanya orang kuliah di Papua bisa lulus hanya dua bulan, lima bulan sudah bisa wisuda," ujarnya.

Katanya, yang diinginkan, masyarakat Papua memiliki ketersediaan SDM yang cukup, memiliki kampus yang bertanggung jawab terhadap pengembangan SDM di Papua, tidak hanya dikembangkan untuk mencapai target bisnis dan capaian ekonomi.

"Mungkin jelang akhir tahun ini kami lebih banyak menyusun program. Nanti 2018 kami sudah akan mulai mengenai kegiatan prioritas di Komisi V," katanya.

Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau mengatakan, ada beberapa agenda prioritas pihaknya. Salah satunya kesiapan venue PON XX, ketika Papua menjadi tuan rumah, 2020.

"Kami akan mengawal jalannya pembangunan venue dan stadion utama PON. Mulai dari anggarannya seperti apa dan hal lainnya. Itu agenda prioritas kami," ucap Maria.

Agenda lain Komisi V lanjut Maria yakni peralihan pengelolaan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemprov. 

"Ini seperti apa plaksanannya, ini yang akan kami kawal, pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas kami," ujarnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Yunus Wonda: Penembakan tak menyelesaikan masalah

Selanjutnya

Wajah lama dominasi pimpinan alat kelengkapan DPRP 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe