Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Komisi V akan bertemu PTFI bahas PON Papua
  • Kamis, 16 November 2017 — 05:53
  • 878x views

Komisi V akan bertemu PTFI bahas PON Papua

"Komisi V dan ketua DPR Papua, termasuk meminta dinas pemuda dan olahraga Provinsi Papua mendampingi bertemu dengan manajemen PT Freeport," kata Yan, Rabu (15/11/2017).
Pembangunan stadion utama PON XX, 2020 di Papua - Jubi.Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Komisi V DPR Papua yang membidangi pendidikan, kesehatan dan olahraga berencana bertemu manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk membahas pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, 2020 di Papua.

Ketua Komisi V DPR Papua, Yan Permenas Mandenas mengatakan, pihaknya akan bertemu manajemen PTFI membahas khusus terkait PON dan meminta dukungan Freeport terkait kebutuhan PON, karena hingga kini Pemprov Papua terus melakukan lobi kepada berbagai pihak, mencari sumber anggaran dan lainnya. 

"Komisi V dan ketua DPR Papua, termasuk meminta dinas pemuda dan olahraga Provinsi Papua mendampingi bertemu dengan manajemen PT Freeport," kata Yan, Rabu (15/11/2017).

Menurutnya, PON merupakan program yang mendesak. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Papua dalam rangka mengevaluasi kesiapan, ketersediaan anggaran, kesiapan fasilitas PON yang sudah ada dan sementara dibangun.

"Kemudian bagaimana mencari sumber anggaran lain untuk menunjang PON XX. Kami akan tetap berkomunikasi intens dengan pemerintah supaya kesiapan PON dipercepat karena kini masih berjalan lambat," ujarnya.

Ia berharap, Diaspora Provinsi Papua intens berkomunikasi dengan sejumlah pihak. Tidak single fighter melakukan lobi pelaksanaan PON, tapi berkoordinasi dengan Panitia Besar (PB) PON.

"Selain itu, membangun komunikasi dengan gubernur, Kementerian Pemuda dan Olahraga, DPR RI dan DPR Papua, untuk bersama mendorong kesiapan dan kebutuhan PON, sehingga dapat terpenuhi dalam waktu yang tidak terlalu lama," katanya. 

Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau mengatakan, ada beberapa agenda prioritas pihaknya. Salah satunya kesiapan venue PON XX, ketika Papua menjadi tuan rumah, 2020.

"Kami akan mengawal jalannya pembangunan venue dan stadion utama PON. Mulai dari anggarannya seperti apa dan hal lainnya. Itu agenda prioritas kami," ucap Maria.

Agenda lain Komisi V lanjut Maria yakni peralihan pengelolaan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemprov. 

"Seperti apa pelaksanannya, ini yang akan kami kawal, pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas kami," ujarnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Wajah lama dominasi pimpinan alat kelengkapan DPRP 

Selanjutnya

ORI Papua segera memeriksa pelaku Pungli di Kemekumham

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat