Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Sebanyak 144 kunci kios di pasar Doyo Baru sudah di tangan pedagang
  • Kamis, 16 November 2017 — 15:55
  • 689x views

Sebanyak 144 kunci kios di pasar Doyo Baru sudah di tangan pedagang

Kios dan lapak di pasar rakyat Doyo Baru saat ini sudah mulai ditempati para pedagang. Berbeda dengan kondisi pekan lalu, sejak disebarkan surat edaran oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) kabupaten Jayapura yang menetapkan batas akhir penempatan tempat kios dan lapak di pasar tersebut tanggal 31 Oktober 2017, pasar kini mulai ramai pedagang.
Aktivitas jual beli di pasar rakyat Doyo Baru distrik Waibhu kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kios dan lapak di pasar rakyat Doyo Baru saat ini sudah mulai ditempati para pedagang. Berbeda dengan kondisi pekan lalu, sejak disebarkan surat edaran oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) kabupaten Jayapura yang menetapkan batas akhir penempatan tempat kios dan lapak di pasar tersebut tanggal 31 Oktober 2017, pasar kini mulai ramai pedagang.

Pengelola pasar rakyat Doyo Baru, Orthys Kreutha, menjelaskan dari limit waktu yang ditetapkan Dinas Perindag kabupaten Jayapura waktu itu memang belum direspon para pedagang. Lalu dikeluarkan lagi surat kedua oleh pengelola pasar untuk memberikan waktu penempatan sampai tanggal 5 November. Alhasil, sebagian besar tempat jualan sudah ditempati para pedagang.

"Data sementara di kami ada sekitar 400 pedagang yang berjualan disini. Pemilik kios ada 144 pedagang yang masing-masing telah memegang kunci kiosnya. Lapak sudah dimiliki 248 pedagang sisanya," jelas Orthis, saat ditemui di pasar rakyat Doyo Baru, distrik Waibhu, Kamis (16/11/2017).

Dikatakan, dari luasan dan tempat yang ada, seribu pedagang dapat ditampung di pasar ini. Hanya saja, pihaknya juga tetap mengambil peran untuk mengatur letak dan tempat penjualan sesuai dengan barang dagangannya.

"Ada beberapa los jualan yang saat ini aktif. Los buah dan sayur-mayur disatukan, los ikan dan daging, serta los campuran termasuk barang kelontong dipisahkan dari dua los tersebut. Kita juga sudah menampung ratusan pedagang dari pasar di depan Polres yang adalah mama asli Papua yang kita tampung juga di pasar ini," ujarnya.

Penina Telenggen, pedagang sayur atur yang dipindahkan dari pasar depan Polres, mengaku aktivitas jual beli di pasar Doyo akan sama dengan kondisi di pasar depan Polres hanya saja peningkatan jumlah pembeli yang berbeda dengan pasar di depan Polres.

"Kami jualan biasanya hanya sore hari saja karena pagi kita ke kebun untuk panen hasil tanaman yang kita tanam seperti sayur, ubi, dan keladi. Kalau berjualan di depan Polres cepat laku. Disini memang masih sepi karena kondisinya masih baru," ungkapnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Dishub Jayapura siap renovasi terminal pasar Pharaa

Selanjutnya

Dishub: Renovasi terminal Pasar Pharaa tidak bisa ditunda 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe