Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Guru kesenian Papua diajak mendalami tari Yosim Pancar
  • Kamis, 16 November 2017 — 17:37
  • 2220x views

Guru kesenian Papua diajak mendalami tari Yosim Pancar

Upaya itu dilakukan dengan workshop khusus mengkaji Tari Yosim Pancar selama dua hari.
Ilustrasi tarian yosim pancar - IST
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) memberi pengetahuan sekaligus mengenalkan secara benar Tari Yosim Pancar (Yospan) kepada para guru kesenian tingkat SD, SMP, SMA dan SMK Kota Jayapura. Upaya itu dilakukan dengan workshop khusus mengkaji Tari Yosim Pancar selama dua hari.

“Kegiatan ini untuk membenahi aspek-aspek teknis dari gerakkan dasar tari Yospan terutama pada pengungkapan yang sebenarnya,” kata Wakil Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua, John Modouw, di Jayapura, Kamis (16/11/2017).

Ia beralasan  kegiatan itu sengaja dilakukan karena selama ini beberapa sekolah membuat kegiatan lomba yang ternyata gurunya mengajarkan tarian Yospan menyimpang dari ketentuan dalam gerakan baku.

Workshop  selama dua  akan mengungkap materi tentang bentuk-bentuk tarian di Indonesia sebagai pembanding tarian Yospan, sejarah dan upaya pembakuannya dan pengenalan gerakan-gerakan dasar tarian.

"Kami harap setelah mengikuti ini para guru bisa mengajarkan tarian ini dengan benar sehingga tidak ada lagi gerakan-gerakan yang menyimpang," kata John menjelaskan.

Selama ini tarian Yospan sudah memasyarakat di seluruh tanah Papua hingga seluruh nusantara, bahkan telah di perkenalkan sampai ke manca Negara. Hal itu sangat disayangkan jika masih ditemukan gerakannya yang menyimpang .

"Kami harap ke depan kesalahan-kesalahan tidak akan terulang lagi," katanya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty menyebutkan tarian Yospan,bagian kekayaan seni dan budaya Papua yang beranekaragam dan menjadi aset penting daerah dan nasional dalam pengembangan pariwisata.

"Termauk tari Yospan,sebagai kekayaan budaya yang ada harus terus digali dikembangkan dan dilestarikan guna memperkokoh jati diri keheterogenan etnis Papua," kata Elia 

Ia meilai tarian yang ada di Papua sebagai simbol mengekspresikan kecintaan terhadap sesama manusia melalui penguatan karakter budaya. (*)

loading...

Sebelumnya

Program sosial dari pusat tak berjalan maksimal

Selanjutnya

Sejumlah daerah ini diminta genjot produksi beras

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6273x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5861x views
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 4048x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe