Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Mama-mama pedagang di Nabire akan miliki pasar tahun depan
  • Jumat, 17 November 2017 — 05:29
  • 1294x views

Mama-mama pedagang di Nabire akan miliki pasar tahun depan

“Kami sudah programkan untuk 2018 nanti. Jadi ada pasar yang hanya ada OAP, penjual noken, sayuran, pinang dan sebagainya. Tentunya akan diatur, dan kami akan kumpulkan mereka dan bahas itu,” tuturnya.
Bupati Isaias saat memberikan keterangan kepada sejumlah media di ruang Kadis Perdagangan, Kamis (16/11/17)) - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi –Mama-mama pedagang di Nabire yang selama ini berjualan di pinggir jalan, trotoar, dan pasar-pasar kaget, akan segera memiliki pasar khusus, tahun depan.

“Mama-mama dari gunung sampai kepulauan akan punya pasar baru yang dikhususkan untuk mereka,” ujar Bupati Nabire Isaias Douw kepada sejumlah media, usai memberikan bantuan kepada mama-mama asli Papua di Kantor Dinas Perdagangan Nabire, Kamis (16/11/17).

Dikatakan Isaias, Pemkab Nabire dan dinas teknis telah merencanakan pasar khusus bagi mama-mama Papua, agar mereka terpusat berjualan di pasar tersebut.

“Kami sudah programkan untuk 2018 nanti. Jadi ada pasar yang hanya ada OAP, penjual noken, sayuran, pinang dan sebagainya. Tentunya akan diatur, dan kami akan kumpulkan mereka dan bahas itu,” tuturnya.

Menurut Isaias, selama ini masyarakat kerap menyuarakan kalau tidak ada pasar untuk mama-mama. Untuk itu, pemerintah tidak menutup mata.

“Semua program harus direncanakan dengan matang sebelum dilaksanakan. Dan khusus untuk pasar ini akan digunakan dana dari otonomi khusus,” ujarnya.

Seorang mama Papua, Yohana Gobay, mengatakan selama ini dirinya berjualan hanya dengan menggelar karung. Hal itu ia lakukan selama lima tahun belakangan,

“Sudah lama saya jualan begini, alas karung baru taruh jualan. Saya senang bisa ada pembuatan pasar, asal jangan hanya janji saja,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Nabire resmikan gapura dan pos apung di pusat wisata hiu paus

Selanjutnya

Bupati Nabire beri bantuan ke para pedagang OAP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9825x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6404x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6050x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4698x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe