Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Gapeksindo Merauke usul nilai proyek bagi OAP dinaikkan
  • Jumat, 17 November 2017 — 17:05
  • 1872x views

Gapeksindo Merauke usul nilai proyek bagi OAP dinaikkan

Gabungan Perusahan Konstruksi Nasional (Gapeksindo) kabupaten Merauke mengusulkan agar nilai proyek penunjukan langsung (PL) bagi orang asli Papua (OAP) dinaikkan dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar.
Pengusaha orang asli Papua ketika sedang berada di salah satu instansi pemerintah – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi - Gabungan Perusahan Konstruksi Nasional (Gapeksindo) kabupaten Merauke mengusulkan agar nilai proyek penunjukan langsung (PL) bagi orang asli Papua (OAP) dinaikkan dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar.

Hal itu disampaikan Ketua Gapeksindo Kabupaten Merauke, Herman Anitoe Basik-Basik, kepada Jubi, Jumat (17/11/2017).

“Apa yang saya sampaikan ini mengacu kepada Kepres Nomor 54 Tahun 2012 tentang pemberdayaan terhadap pengusaha,” kata Herman Anitoe.

Dikatakan, selama ini Kepres tersebut telah berlaku di daerah pegunungan. Dimana proyek yang di-PL-kan senilai Rp 1 miliar. Alasannya, pertimbangan geografis untuk menyelesaikan paket pekerjaan yang diberikan.

“Saya kira gunung dengan wilayah selatan Papua juga memiliki topografi wilayah sulit. Contohnya saja, pekerjaan di distrik terjauh seperti Kimaam, Waan, dan Tabonji harus menggunakan transportasi laut. Tidak ada jalur darat,” ungkapnya.

Dengan kondisi seperti demikian, kata dia, pihaknya telah mengirim surat kepada Bupati Merauke, Frederikus Gebze, sekaligus minta PL proyek bagi OAP dinaikkan menjadi Rp 1 miliar.

“Kita berharap 2018 mendatang usulan tersebut direspon baik. Itu semata-mata untuk memberikan perhatian kepada pengusaha Papua,” katanya.

Menyinggung tentang kontraktor OAP yang sering menjual paket proyek, Anitoe mengaku, belum mendengar. Tetapi bahwa dalam setiap kesempatan kontraktor lokal selalu diberikan warning agar mengerjakan paket sendiri.

“Ada manfaatnya ketika paket pekerjaan ditangani sendiri. Karena disitu kontraktor akan belajar tentang dunia konstruksi dan lain-lain,” tuturnya.

Seorang kontraktor OAP, Paulus Samkakai, mengaku selama mendapatkan pekerjaan, ia tak pernah menjual kepada pengusaha non-Papua.

“Saya lebih memilih mengerjakan sendiri karena ada kepuasan. Lagi pula, kualitas pekerjaan kita akan diukur sekaligus dinilai orang lain,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemuda Marind buka lahan pertanian delapan hektar

Selanjutnya

Seorang warga Kimaam tewas, diduga dianiaya oknum TNI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe