Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. DPD pertanyakan kehadiran TNI dan Polri ke Papua
  • Jumat, 17 November 2017 — 22:06
  • 7153x views

DPD pertanyakan kehadiran TNI dan Polri ke Papua

Ia menilai kehadiran aparat tentara dan keamananan sipil justru untuk memanaskan  situasi di Papua.
Yanes Murib ketika memberikan keterangan Pers kepada Jubi - (Hengky Yeimo)
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi –Senator Muda Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Yanes Murib mempertanyakan kehadiran anggota tni dan Polri dengan jumlah  banyak  ke Papua. Ia menilai kehadiran aparat tentara dan keamananan sipil justru untuk memanaskan  situasi di Papua.

“Kedatangan TNI dan Polri setelah ada kasus penembakan di areal PT.Freeport Karena tidak ada penyanderaan untuk apa datangkan," kata Yanes Murib belum lama ini.

Ia mengatakan negara telah bersikap berlibahan yang justru akan menambah masalah. Menurut dia kehadiran aparat bersenjata banyak itu memancing OPM dan TPM.

Yanes minta negara tak mengkambing hitamkan masyarakat yang tidak tahu apa apa, karena tuntutan mereka jelas hanya keadilan . “Jangan buat pernyataan yang tidak jelas dengan konsep yang tidak ada di lapangan,” kata Yanes menegaskan.

Informasi rencana ada pengiriman keamanan dari beberap daerah di Indonesia lebih banyak dinilai tidak penting, sebab kehadiran aparat keamanan yang hendak menyelamatkan masyarakat di Timika tidak perlu, karena tidak ada penyanderaan.

Sementara itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Wilhemus Pigai, mengatakan  aparat keamanan di Papua mempunyai strategi tersendiri dalam menangani TPN dan OPM. “Sehingga tidak perlu datangkan dari luar cukup dengan yang ada mengamankan OPM di timika,” kata Wilhemus.

Menurut dia, banyaknya aparat yang datang justru akan melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab kepada rakyat, “Karena mereka belum tahu kondisi di papua sesungguhnya,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Warga sipil dievakuasi dari Banti dan Kimbeli

Selanjutnya

DPR RI diminta jangan seenaknya sarankan operasi militer di Tembagapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe