Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. TPN-PB benarkan ada kontak tembak sebelum evakuasi warga sipil
  • Sabtu, 18 November 2017 — 09:13
  • 1987x views

TPN-PB benarkan ada kontak tembak sebelum evakuasi warga sipil

Namun sumber lain menyebutkan dua anggota TPN-PB tewas dalam kontak tembak Jumat pagi itu. Keduanya bernama Ilame Tabuni dan Yuliana Waker.
Evakuasi warga sipil dari Kampung Banti dengan tujuan Tembagapura - IST
Victor Mambor
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Kontak senjata yang terjadi sebelum proses evakuasi warga sipil di Banti dan Kimbeli dibenarkan oleh Hendrik Wanmang, Komandan Operasi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) III Timika.

“Dua anggota kami terluka dalam kontak tembak pagi kemarin,” ujar Hendrik Wanmang singkat kepada Jubi melalui sambungan telepon, Sabtu (18/11/2017).

Namun sumber lain menyebutkan dua anggota TPN-PB tewas dalam kontak tembak Jumat pagi itu. Keduanya bernama Ilame Tabuni  dan Yuliana Waker.

Di pihak TNI/Polri tidak ada korban tewas maupun luka tembak. Demikian juga warga yang dievakuasi dari Kampung Banti dan Kimbeli.

" Tidak ada satu masyarakat pun yang menjadi korban, ya," ucap Kapolda Papua, Irjenpol Boy rafli Amar dalam video resmi yang dirilis Humas Polri pada Jumat, 17 November 2017.

Proses evakuasi warga sipil ini sendiri berlangsung hingga pukul 12.00 waktu setempat. Evakuasi dilakukan sejak pukul 09.30 setelah dua kampung tersebut dikuasai oleh Satgas penanggulangan kelompok bersenjata pukul 07.00.

Dilaporkan oleh CNN Indonesia, sekitar pukul 07.00 pagi, Kampung Kimbeli telah dikuasai oleh  Kopassus 13 dan pasukan Raider 751 sedangkan kampung Banti dikuasai oleh dua tim dari Taipur Kostrad.  Setelah dua kampung ini dikuasai oleh satuan-satuan TNI yang tergabung dalam Satgas penanggulangan kelompok bersenjata ini, barulah dilakukan proses evakuasi.

 “Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda agar segera mengirimkan Tim Evakuasi,” kata Kepala Pusat Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih Kolonel Muhamad Aidi, dikutip CNN Indonesia.

Anggota DPR Papua, Laurens Kadepa berharap proses evakuasi ini bukan upaya TNI/POLRI agar bisa melakukan serangan di kampung-kampung yang diduga sebagai tempat persembunyian TPN-PB.

“Evakuasi warga non-Papua  ke Tembagapura ini semoga bukan  upaya TNI/POLRI untuk melakukan serangan sporadis, lewat darat dan udara di kampung-kampung yang diduga ada anggota TPN-PB, karena di setiap kampung pasti ada warga sipilnya,” ujar Kadepa. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator ingin DPR Papua segera bentuk pansus pilgub

Selanjutnya

Pergi saat daerahnya banyak masalah, Bupati Mimika dikecam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe