Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Pemkab tak punya mobil damkar, pasar Soyar Teluk Wondama ludes terbakar
  • Minggu, 18 November 2017 — 09:49
  • 2296x views

Pemkab tak punya mobil damkar, pasar Soyar Teluk Wondama ludes terbakar

Sabtu (18/11/2017) sekira pukul 05.20, pasar Soyar Wasior kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, terbakar. Warga sekitar hanya bisa mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya lantaran Pemerintah kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama tidak memiliki mobil pemadam kebakaran (damkar).
Ilustrasi kebakaran – Jubi/Tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wasior, Jubi – Sabtu (18/11/2017) sekira pukul 05.20, pasar Soyar Wasior kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, terbakar. Warga sekitar hanya bisa mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya lantaran Pemerintah kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama tidak memiliki mobil pemadam kebakaran (damkar).

Selain menghanguskan seluruh bangunan pasar, api juga melahap empat rumah warga yang berdekatan dengan pasar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian material yang dialami pedagang ditaksir mencapai miliaran upiah.

Si jago merah juga melalap Kantor Badan Pertanahan Negara yang berada persis di sisi timur pasar tertua di Teluk Wondama itu. Tidak ada kerugian jiwa namun kerugian harta benda diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan beberapa warga, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 05.20 WIT. Diperkirakan berasal dari salah satu kios di bagian tengah pasar. Api langsung membesar karena semua kios merupakan bangunan semipermanen berdinding papan.

Api cepat merambat ke bangunan di sekitar sebab posisi kios yang semuanya berdempetan dibantu tiupan angin yang kencang. Para pedagang bersama warga hanya bisa memadamkan api dengan peralatan seadanya karena di daerah ini belum tersedia mobil pemadam kebakaran.

"Sebagian besar barang-barang tidak sempat diselamatkan," kata Adi, seorang pedagang sembako dan barang campuran yang seluruh daganganya ludes dilalap api.

Dia mengalami kerugian mencapai belasan juta. Adi tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya lantaran sewaktu tiba di pasar api sudah terlanjur membesar.

"Saya tinggal di Sanduai (sekitar 3 Km dari pasar Soyar). Saya dapat telepon dari teman bilang pasar terbakar. Saat saya tiba di sini api sudah ada di atap. Jadi tidak bisa buat apa-apa lagi," ungkap Adi, yang sudah berjualan di pasar Soyar sejak 2009.

Haryanto, seorang pemilik warung nasi, sedikit lebih beruntung. Kendati tempat jualannya terbakar habis, Haryanto masih sempat menyelambat sebagian barang miliknya.

"Saya sempat bawa keluar barang sebagian, seperti kulkas dan televisi. Memang masih ada yang terbakar tapi tidak banyak," kata Haryanto, seraya membersihkan sisa-sisa bangunan warungnya yang terbakar.

Meskipun kehilangan sumber utama penghasilan, baik Adi maupun Haryanto tidak putus asa. Keduanya tetap ingin berjualan seperti yang selama ini mereka jalani. Mereka hanya berharap Pemkab Teluk Wondama menyiapkan tempat jualan yang baru agar bisa kembali berdagang.

"Kami ikut saja apa yang pemerintah mau buat. Kalau ada bantuan ya kami terima, tidak adapun tidak apa-apa, yang penting kami diberi tempat untuk bisa jualan lagi," kata Haryanto.

Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran hebat tersebut. (*)

loading...

Sebelumnya

Gempa 3,1 SR guncang kota Sorong

Selanjutnya

Terpidana kasus korupsi dana bansos Sorong ditangkap di Baubau

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe