Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Pedagang di pasar Nabire tidak tahu ada bantuan dari bupati
  • Minggu, 19 November 2017 — 19:51
  • 1560x views

Pedagang di pasar Nabire tidak tahu ada bantuan dari bupati

Koordinator mama-mama pasar Papua se-kota Nabire, Nelly Nawipa, menyatakan tidak tahu bila ada pembagian bantuan dari Bupati Nabire, Isaias Douw, kepada mama-mama pasar dan pedagang orang asli Papua (OAP).
Nelly Nawipa saat ditemui Jubi di rumahnya - Jubi/CR-1
Admin Jubi
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Koordinator mama-mama pasar Papua se-kota Nabire, Nelly Nawipa, menyatakan tidak tahu bila ada pembagian bantuan dari Bupati Nabire, Isaias Douw, kepada mama-mama pedagang dan pedagang orang asli Papua (OAP).

Bantuan itu diberikan bupati bersama Kepala Dinas Perdagangan kabupaten Nabire, Bambang Agus Wijanarko, Kamis (16/11/ 2017).

“Kami tidak tahu bantuan yang bupati Nabire bagi-bagi itu. Kepada pedagang siapa? Mama-mama orang asli Papua juga ada yang jual noken, jual sayuran, buka kios, dan lain-lain. Bupati kasih ke mama-mama yang mana ini?” tanya Nelly Nawipa, saat ditemui Jubi, di rumahnya, Sabtu (18/11/2017).

Mama Nelly – demikian panggilan akrab Nelly Nawipa, menyatakan sangat heran karena pembagian ini dilakukan tanpa melibatkan pihaknya.

“Kenapa sebut-sebut pembagian bantuan kepada mama-mama orang asli Papua tapi kenyataannya tidak semua bisa dapat. Kami sangat tidak tahu soal pembagian ini,” katanya lagi.

Hal senada juga disampaikan koordinator relawan mama-mama pasar Papua di Nabire, Hansiana Ruban. Dirinya mengatakan semestinya sebelum pembagian bantuan, harus didata dulu tsemua pedagang orang asli Papua yang ada di pasar-pasar yang ada di Nabire.

“Janganlah bagi-bagi saja sembarang. Nanti terkesan pemerintah memihak satu atau dua kelompok masyarakat saja,” kata Hansiana.

Seorang anggota tim relawan mama-mama pasar Papua Nabire, Debora Nawipa, mengatakan pemerintah semestinya jeli melihat soal ini.

“Kami merangkul mama-mama juga untuk mendorong sebuah perubahan itu terjadi untuk mama-mama pasar karena mama-mama pasar lah yang menghidupi kehidupan rumah tangga orang asli Papua,” katanya. (CR-1)

loading...

Sebelumnya

Hampir 1,5 bulan sampah di pasar Karang Tumaritis tidak dibersihkan

Selanjutnya

Pemkab Nabire diminta hentikan penambangan pasir di sungai Nabarua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 7010x views
Dunia |— Jumat, 23 Februari 2018 WP | 3748x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 3182x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2429x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe