Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Palang Minage telah dibuka, pedagang dan pejabat daerah diminta kembali ke Tolikara
  • Minggu, 19 November 2017 — 22:16
  • 984x views

Palang Minage telah dibuka, pedagang dan pejabat daerah diminta kembali ke Tolikara

Ilustrasi masyarakat saat melintas di jalan raya Tolikara-Wamena di Kampung Minage. – Jubi/Yuliana Lantipo
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor : Admin Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten Tolikara meminta seluruh pejabat daerah dan para pedagang serta warga biasa untuk kembali ke daerah dan menjalankan aktifitas seperti biasa. Imbauan ini dikeluarkan oleh Bupati Usman G. Wanimbo dengan menegaskan kembali bahwa pemalangan jalan di Minage telah dibuka dan berada dibawah pengawasan aparat gabungan TNI dan Polri.

Bupati Usman Wanimbo mengatakan beberapa pekan setelah pemalangan jalan dilakukan oleh sekelompok warga di kampung Minage, akses jalan darat dari dan ke Karubaga, ibu kota Tolikara, lumpuh total. Ia turut menyeret penyelenggaraan pembangunan daerah hingga aktifitas perekonomian di daerah.

“Gara-gara itu memang banyak pejabat eselon kami yang keluar dari sini, sama dengan pedagang banyak yang ke Wamena, mungkin juga ke Jayapura. Yang ada ini sebagian kecil saja…lalu harga-harga bama tambah mahal,” katanya kepada Jubi, Minggu (19/11/2017).

Kendati demikian, Usman menegaskan bahwa kondisi tersebut berangsur akan kembali normal. Pasalnya, masyarakat umum sudah bisa akses jalan darat pemalangan jalan dibuka aparat gabungan TNI dan Polri dibawah pimpinan Kapolres Tolikara AKBP Indra Hermawan pada Kamis, 16 November 2017.

“Saya berharap masyarakat Tolikara yang dari dampak Pilkada dan takut terus ada di Wamena, Jayapura, supaya kembali untuk beraktifitas seperti biasa. Terutama pedagang. Tolong supaya pedagang di Wamena pulang (ke Tolikara). Kita sudah dibantu dari Kapolres dan timnya sudah buka jadi sebaiknya pulang supaya aktifitas ekonomi itu kembali seperti biasa,” imbau Bupati Usman.

Bupati Usman juga mengimbau para pengusaha yang telah mendapat kontrak kerjasama dengan Pemkab Tolikara untuk segera menyelesaikan kewajibannya. “Berikut pengusaha-pengusaha yang dapat kegiatan segera selesaikan tugas-tugas pembangunan ini dengan cepat. Harus ada extra time untuk (kerjakan) ini,” katanya.

Bupati Usman tak menampik, akibat pemalangan tersebut, sebagian besar pejabat daerah dan stafnya tidak berada di daerah. Ia meminta semuanya pulang ke Karubaga. Bupati berjanji akan melakukan absen dan memberikan sanksi bagi yang tidak mengikuti Apel pagi hari ini, Senin (20/11).

“Juga saya himbau kepada para pejabat eselon maupun staf pegawai supaya pulang. Mulai hari Senin saya berharap hadir semua dalam Apel. Kalau tidak hadir di sini itu ada sanksinya sesuai dengan aturan kepegawaian,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tolikara Dinus Wanimbo mengakui penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan bagi masyarakatnya tidak berjalan semestinya atas ulah sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab. Kendati demikian, Dinus mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengtangan dan saling mendukung membangun daerah.

“(Penyelenggaraan daerah) sudah harus normal, kita sudah rugi habiskan waktu setahun tidak ada pembangunan, pelayanan publik, dan penyelenggaraan pemerintahan secara maksimal. Jadi, sekarang waktunya kita kembali dan bekerja,” imbau Dinus. (*)

 

loading...

Sebelumnya

RAPBD Jayawijaya tahun 2018 diserahkan pekan ini

Selanjutnya

Bantuan keagamaan, Pemkab Yahukimo bantu seng aluminium

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe