Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Guru mangkir dari tugas, orang tua tarik anak murid dari sekolah
  • Senin, 20 November 2017 — 12:23
  • 1257x views

Guru mangkir dari tugas, orang tua tarik anak murid dari sekolah

"Setelah sekolah siap digunakan, tiga bulan lalu sudah menerima siswa yang akan bersekolah disini. Sejalannya waktu, kehadiran guru kadang datang kadang tidak. Akhirnya orang tua murid menarik kembali anak-anaknya untuk disekolahkan di beberapa kampung terdekat," ujar Kepala kampung Bangai, Yakob Udam, saat ditemui di Sentani, Senin (20/11/2017).
Ilustrasi, sekolah dasar di Muaif yang sering ditinggal guru-guru yang bertugas disana - Jubi/Engel Wally  
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Meski baru difungsikan akhir tahun lalu, saat ini, sudah tidak ada lagi kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Satu Atap di kampung Bangai distrik Gresi Selatan. Guru-guru di sekolah tersebut mangkir dari tugas dan 21 siswa ditarik kembali oleh orangnya untuk disekolahkan di kampung lain.

"Setelah sekolah ini jadi dan siap digunakan, tiga bulan lalu sudah menerima sebagian siswa-siswa yang akan bersekolah disini. Sejalannya waktu, kehadiran guru yang kadang datang kadang tidak. Akhirnya orang tua murid menarik kembali anak-anaknya untuk disekolahkan di beberapa kampung terdekat," ujar Kepala kampung Bangai, Yakob Udam, saat ditemui di Sentani, Senin (20/11/2017).

Sekretaris Komisi C DPRD kabupaten Jayapura, Abraham Demonggreng, membenarkan hal ini dan mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan telah melakukan pertemuan membahas proses belajar dan mengajar di sekolah tersebut.

"Laporan masyarakat terkait pemindahan anak-anak murid di SMP Bangai telah kami terima. Dalam waktu dekat kami akan hearing dengan dinas terkait dan juga akan turun langsung ke kampung Bangai. Seharusnya hal ini tidak boleh terjadi. Anehnya, guru-guru yang ditugaskan di kampung-kampung di daerah ini paling jarang masuk untuk melaksanakan tugas dan tanggung-jawabnya sebagai tenaga pendidik," katanya dengan nada kesal. (*)

loading...

Sebelumnya

Pedagang berharap pasar Doyo Baru segera ramai pembeli 

Selanjutnya

Guru tidak laksanakan tugas sama dengan korupsi 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9828x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6404x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6052x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4698x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe