Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Sejumlah anggota DPRD Merauke disinyalir terlibat kerja proyek
  • Senin, 20 November 2017 — 19:29
  • 2325x views

Sejumlah anggota DPRD Merauke disinyalir terlibat kerja proyek

“Saya mempunyai bukti sejumlah nama anggota DPRD Merauke yang terlibat mengurus proyek. Tidak etis menyebutkan identitas mereka. Tetapi ada beberapa nama yang saya kantongi,” ungkap Ketua Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Merauke, Harry Ndiken.
Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merauke yang beralamat di Jalan Brawijaya – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Ketua Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Merauke, Harry Ndiken, kembali menyoroti sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat yang disinyalir terlibat mengerjakan proyek pemerintah.

“Saya mempunyai bukti sejumlah nama anggota DPRD Merauke yang terlibat mengurus proyek. Tidak etis menyebutkan identitas mereka. Tetapi ada beberapa nama yang saya kantongi,” ungkap Harry kepada Jubi, Senin (20/11/2017).

Dikatakan, dewan telah menerima gaji dan tunjangan.

”Jadi, tidak boleh lagi mengambil hak yang menjadi milik orang lain, dalam hal ini kontraktor,” pintanya.

Harry mengungkapkan ada oknum anggota dewan memiliki bendera juga, sehingga dengan leluasa mengikuti proses tender meskipun mereka tak terlibat langsung.

“Ada juga anggota dewan hanya menerima fee dari pekerjaan yang didapatkan sedangkan proyeknya dikerjakan orang lain. Ini yang terjadi. Seharusnya anggota dewan lebih baik fokus memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat bukan sibuk mencari proyek,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Merauke, Hilarius Ulukyanan, yang dimintai komentarnya mengak tak pernah mendengar jika ada beberapa anggota dewan terlibat mengurus proyek.

“Saya baru dapat informasi dari wartawan tentang hal itu,” ungkapnya.

Dijelaskan, khusus di PDI-Perjuangan, tidak diperkenankan anggota dewan merangkat pekerjaan, apalagi sampai ikut mengurus proyek.

“Itu instruksi dari partai dan harus dijalankan,” kata Hilarius, anggota dewan dari Fraksi PDI-P. (*)

loading...

Sebelumnya

Seorang warga Kimaam tewas, diduga dianiaya oknum TNI

Selanjutnya

Polres Merauke akan musnahkan ribuan pil PCC

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2901x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2608x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1520x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1311x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe