Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua akan telusuri hari kelahiran
  • Selasa, 21 November 2017 — 16:35
  • 1093x views

Papua akan telusuri hari kelahiran

Enembe memastikan segera menetapkan hari lahir provinsi yang ia pimpin, jika sudah ketemu.
Suasana pameran pekan pembangunan yang ramai dikunjungi masyarakat - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe minta agar aparatur pemerintahannya mencari tahu hari lahirnya Provinsi Papua. Enembe memastikan segera menetapkan hari lahir provinsi yang ia pimpin, jika sudah ketemu.

"Sampai hari ini saya belum tahu kapan hari provinsi, karena memang tidak pernah dirayakan. Atau kita di Papua ini tidak ada sejarahnya ka?," kata Gubernur Enembe saat membuka pameran pekan pembangunan, di Gedung Olahraga Cenderawasih Jayapura, Selasa (21/11/2017).

Padahal ia sudah menetapkan 21 November sebagai hari lahirnya Otonomi Khusus yang dinilai sebagai catatan sejarah penting bagi orang asli Papua.

"Semua kabupaten dan kota ada yang merayakan hari sejarah kelahiran mereka, tapi kenapa Papua belum ada," kata Enembe menjelaskan.

Gubernur Enembe membuka pameran pekan pembangunan, di Gedung Olahraga Cenderawasih Jayapura, bertepatan 21 November bertepatan peringatan Otsus. Ia minta seluruh jajarannya di kabupaten dan kota menjalankan Otsus bagi Papua secara efektif.

"Dalam kurun waktu lima tahun menjabat sebagai Gubernur, pemerintah provinsi sudah berupaya menjalankan mandat tersebut,” katanya.

Langkah itu dilakukan dengan memperbaiki berbagai bidang, baik kesehatan, pendidikan, ekonomi maupun infrastruktur.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua Muhammad Musa'ad, menjelaskan pekan pembangunan yang akan berlangsung selama lima hari 21 hingga 25 November,  menginformasikan ke publik tentang pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah Papua di bawah kepemimpinan Lukas Enembe dan Klemen Tinal.

"Kami harapkan dapat menjadi ajang untuk mensosialisasikan lima budaya di dalam lima kawasan melalui pementasan seni budaya," kata Musa'ad.

Selain itu, pekan ini juga merupakan wujud akuntabilitas pertanggungjawaban publik pemerintah Papua kepada semua komponen masyarakat, baik di Papua maupun di luar Papua.

"Termasuk bagian pertanggungjawaban terhadap pemerintah pusat," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Topang Tol laut, Papua diingatkan tingkatkan produksi pangan

Selanjutnya

Gubernur Enembe luncurkan program "Bangga Papua"

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6273x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5861x views
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 4046x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe