Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. 15 ton lempengan karet produksi Boven Digoel dikirim perdana ke Jakarta
  • Selasa, 21 November 2017 — 17:20
  • 2049x views

15 ton lempengan karet produksi Boven Digoel dikirim perdana ke Jakarta

“Sebagai anak negeri, kami hidupkan kembali. Karena merupakan salah satu visi misi Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambanop-Caherul Anwar,” ujarnya.
Lempengan karet sebanyak 15 ton yang sedang diturunkan dari atas truk untuk dikirim ke Jakarta – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi –Sebanyak 15 ton sit atau lempengan karet hasil produksi masyarakat Kabupaten Boven Digoel, dikirim perdana ke Jakarta beberapa hari lalu. Itu atas  hasil kerja keras masyarakat bersama  PT Kaiwan Yedija Sejahtera.

Direktur PT Kaiwan Yedija Sejahtera Boven Digoel, Nathalis B Kaket kepada sejumlah wartawan Selasa (21/11/2017) menjelaskan, selama ini, salah satu komoditas unggulan masyarakat yakni karet seperti mati suri, akibat ketidakmampuan dari beberapa sektor memperhatikan secara sungguh-sungguh.

“Sebagai anak negeri, kami hidupkan kembali. Karena merupakan salah satu visi misi Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambanop-Caherul Anwar,” ujarnya.

Sebagai tindaklanjutnya, jelas Nathalis, selama setahun, ia mulai memberikan pelatihan kepada masyarakat dari beberapa kampung dan distrik di Kabupaten Boven Digoel tentang tata cara pembagian bidang sadap, penyadapan, penyayatan, pembekuan, pengasapan hingga sampai menghasilkan lempengan karet berkualitas.

Atas kerja keras selama setahun, katanya, pada Sabtu 19 November 2017, dilakukan pengiriman perdana 15 ton sit karet ke salah satu perusahan di Jakarta.

“Memang kuota yang ditargetkan setiap tahun pengiriman adalah 180 ton. Namun, terus ditingkatkan dengan memperhatikan kualitas dari lembaran karet. Karena itu paling utama,” tegasnya.

Dikatakan, ini adalah momen awal kebangkitan untuk memproduksi karet. Apalagi ditekuni dan dikerjakan oleh masyarakat asli Papua di Kabupaten Boven Digoel.

“Saya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan terhadap kualitas karet. Karena target ke depan nanti adalah pengiriman langsung ke Singapura,” tuturnya.

Ditambahkan, saat ini terdapat 5.000- 6.000  kepala keluarga di Boven Digoel memiliki pohon karet dengan luasan mencapai 3.000 hektar. Secara umum, usia pohon karet itu sudah produktif dan dapat disadap getahnya.

Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop beberapa waktu lalu mengatakan, salah satu potensi unggulan masyarakat yang belum digarap maksimal adalah karet.

“Saya berkomitmen selama lima tahun memimpin, akan memberikan dorongan kepada masyarakat menyadap karet. Nantinya pemerintah akan membeli hasil mereka sekaligus dijual keluar daerah,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Polres Merauke akan musnahkan ribuan pil PCC

Selanjutnya

Pasca kematian Isak Dermuye Kua, oknum anggota TNI diduga ancam keluarga korban

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9599x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6385x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6025x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4609x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe