Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. RBW bantu buku pelajaran anak di kampung Ayobaibur
  • Selasa, 21 November 2017 — 17:54
  • 1057x views

RBW bantu buku pelajaran anak di kampung Ayobaibur

Bantuan termotivasi oleh semangat belajar anak-anak setempat yang sangat  tinggi.
Bantuan buku pelajaran anak untuk Kampung Ayobaibur distrik Ibele-Jubi/Ist
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Komunitas Rumah Belajar Wamena (RBW), menyalurkan bantuan buku pelajaran bagi anak-anak di Kampung Ayobaibur distrik Ibele, Kabupaten Jayawijaya. Bantuan termotivasi oleh semangat belajar anak-anak setempat yang sangat  tinggi.

“Meski hanya beralaskan rumput dan juga dinding anyaman rotan serta guru juga hanya pemuda di kampungnya, mereka tetap ingin mendapatkan ilmu pengetahuan,” kata Humas Rumah Belajar Wamena, Anggi Mustika, saat menyalurkan bantuan peralatan belajar di Kampung Ayobaibur, Senin (20/11/2017).

Bantuan yang diberikan kepada anak-anak di kampung Ayobaibur berupa buku, pensil, pulpen, alat peraga dan buku formal. Bantuan itu disesuaikan dengan hasil laporan perwakilan kelompok belajar di kampung tersebut yang ingin memiliki alat belajar.

“Bantuan ini diberikan oleh kakak-kakak seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang kita galang melalui sosial media,” kata Anggi menambahkan.

Ia menjelaskan, lembaganya tidak menyalahkan siapa pun dengan kondisi sarana belajar anak di Ayobaibur yang sangat minim. Namun lembangnya melihat semangat pantang menyerah mereka dalam meraih mimpi.

Komunitas Rumah Belajar Wamena juga mengajak publik melakukan hal kecil untuk perubahan pendidikan di tempat kita masing-masing.

Perwakilan kelompok belajar di kampung Ayobaibur, distrik Ibele, Amos Mosip, mengatakan mereka membentuk kelompok belajar karena para anak di kampung tersebut punya semangat belajar  tinggi, namun akses  menuju sekolah harus berjalan kaki dua jam ke sekolah dan terkadang tidak menggelar belajar.

“Dengan semangat anak-anak  itu kami bentuk kelompok belajar di atas rumput dan dinding anyaman rotan dan kami selama ini belajar ala kadarnya dan tanpa digaji,” kata Amos.

Kondisi  pembelajaran yang dialami anak-anak itu sebelumnya sangat memprihatinkan, Amos menyebutkan mereka belajar tanpa buku maupun alat menulis. Namun setelah bekerja sama dengan Rumah Belajar Wamena akhirnya bisa memiliki alat belajar.

Ia mengharapkan agar anak-anak yang ada di pedalaman lainnya tidak putus semangat meraih masa depan dan merubah hidup. Karena menurut dia setiap pemuda dan anak-anak Papua tidak boleh menyerah dengan keadaan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada rumah belajar Wamena, kami harap kerja sama terus terjalin. Kami juga mengajak para pemuda lainnya dapat melakukan hal  kecil demi perbaikan pendidikan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ricuh Lapas Wamena, dua warga binaan kabur

Selanjutnya

BUMN bantu produksi kopi Wamena

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6216x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5792x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3973x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe