Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya masih kurang bahan bakar minyak
  • Kamis, 23 November 2017 — 02:52
  • 1073x views

Jayawijaya masih kurang bahan bakar minyak

Kebijakan pembelian yang diatur dengan sistem kupon atau kartu setiap pengisian BBM di masing-masing SPBU memenuhi kebutuhan publik di daerahnya.
Sekda bersama Kadisnakerindag Jayawijaya saat mendampingi Menteri BUMN meninjau APMS Anwarudin, Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Jayawijaya dinilai masih kurang dari kuota yang disediakan PT Pertamina. Tercatat secara ideal kebutuhan BBM di daerah tersebut  mencapai 1.500 kilo liter.

“Masih kurang dari kuota 990 kilo liter yang disediakan Pertamina,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya, Semuel Munua, kepada wartawan, Rabu (22/11/2017) di ruang kerjanya.

Menurut dia, saat ini kuota yang diberikan di daerahnya hanya 1.070 kilo liter per bulan. Semuel menyebutkan kuota BBM Pertamina  yang disebutkan 990 kilo liter  itu tidak dihitung dari jenis Pertalite yang persediaan bulanan antara  50 hingga 60 kilo liter.

Semuel menyebutkan  kebutuhan Pertalite berapa pun bisa didatangkan, namun konsumen di Jayawijaya  tidak terlalu banyak. “Sehingga agen yang ada pun hanya menyesuaikan saja kuota pertalite,” kata Semuel menjelaskan.

Ia mengaku telah berbicara ke Menteri BUMN, untuk pemenuhan tambahan kuota BBM tahun 2018. Sedangkan kebijakan pembelian yang diatur dengan sistem kupon atau kartu setiap pengisian BBM di masing-masing SPBU memenuhi kebutuhan publik di daerahnya.

 “Menteri menyebutkan akan diupayakan. Sementara yang punya kewenangan membagi kuota BBM di seluruh Indonesia itu ada di kementerian ESDM dan BPH Migas,” katanya.

Pemkab Jayawijaya belum mengajukan penambahan kuota BBM pada tahun 2018 secara resmi, namun setiap kesempatan ia terus minta ditambah kota BBM yang idealnya 1.500 kilo liter. Semuel berharap permintaan itu  bisa terwujud.

Sebelumnya Direktur pemasaran PT. Pertamina Persero, Muhammad Iskandar mengatakan siap memenuhi  berapa pun kebutuhan yang dibutuhkan. Namun ia mengaku masih terhambat kendala transportasi.

“Khususnya ketika terjadi kendala cuaca, sehingga pesawat pengangkut batal terbang, kondisi itu rawan dimanfaatkan oleh pengecer,” kata Iskandar .

Ia mengaku telah  berupaya mengatasi kesulitan transportasi. “Apakah kita akan tetap pakai Trigana sesuai kontrak, atau  perusahaan  penerbangan lain,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Budaya dan kuliner Nusantara bakal ramaikan HUT kota Wamena

Selanjutnya

Budaya dan kuliner Nusantara bakal ramaikan HUT kota Wamena

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe