Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Tiga partai oposisi siap berkoalisi hadapi pemilu Fiji
  • Selasa, 25 Oktober 2016 — 14:52
  • 513x views

Tiga partai oposisi siap berkoalisi hadapi pemilu Fiji

Tiga partai politik oposisi mulai menabuh genderang menghadapi pemilihan umum Fiji yang akan berlangsung pada tahun 2018 mendatang.
Mahendra Chaudry. –emaze.com
PINA
Editor : Lina Nursanty
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Suva, Jubi – Tiga partai politik oposisi mulai menabuh genderang menghadapi pemilihan umum Fiji yang akan berlangsung pada tahun 2018 mendatang. Ketiga partai politik tersebut adalah Partai Buruh yang dipimpin Mahendra Chaudry, Partai Federasi Nasional (NFP) yang dipimpin oleh Biman Prasad, dan Partai SODELPA yang dipimpin oleh Sitiveni Rabuka.

Ketiga pimpinan partai di atas termasuk politikus yang ditangkap dan ditahan selama beberapa hari karena menggelar diskusi tentang konstitusi, bulan lalu.

Mahendra mengiyakan bahwa pihaknya bersama dengan NFP dan Partai Sosial Demokratik Liberal juga telah mendiskusikan kemungkinan untuk berkoalisi. “Kami sedang diskusikan hal itu saat ini,” ujar Mahendra.

Kendati Partai Buruh tidak mempunyai perwakilan di parlemen, ia mengatakan koalisi besar seperti itu diperlukan untuk menahan jumlah suara yang hilang dalam pemilu nanti.

“Karena oposisi ini terpecah ke lima partai politik dan raihan suaranya akhirnya juga terpecah. Sementara, sistem pemilu di Fiji adalah jika suaranya tidak memenuhi ambang batas (threshold), maka suara tersebut tidak diperhitungkan,” tuturnya.

Ia yakin, jika partai politik oposisi itu bersatu, maka suara yang masuk itu tetap bisa dihitung dan bahkan memberikan peluang kursi bagi partai di parlemen.

Sementara, Sitiveni Rabuka menyatakan bahwa memang pembicaraan koalisi itu sudah dilakukan. Namun, mekanisme kerjasama belum disetujui oleh dewan pengurus partai. “Tapi iya, koalisi selalu menjadi pilihan,” katanya.

Sementara, Biman Prasad mengatakan bahwa pihaknya tidak akan terburu-buru membuat koalisi. Partainya sangat terbuka terhadap dialog tentang koalisi dengan partai lain.

“Partai melalui pertemuan pimpinan di Nadi telah meloloskan resolusi bahwa NFP harus bersama-sama dengan partai politik lainnya dalam hal memperhatikan isu politik di tingkat nasional,” katanya.

Para politikus dari partai oposisi itu juga kini tengah mendekati Partai Rakyat Demokratik untuk bergabung dalam koalisi. (*)

loading...

Sebelumnya

PNG siapkan kapal pesiar untuk tamu APEC

Selanjutnya

Pulau Manus akan bangun lapas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe