Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. DPRD minta Dinas Pendidikan perhatikan pendidikan di kampung  
  • Kamis, 23 November 2017 — 22:07
  • 885x views

DPRD minta Dinas Pendidikan perhatikan pendidikan di kampung  

"Kami merencanakan hearing dengan Dinas Pendidikan sebab laporan warga kebanyakan mengeluh soal pendidikan. Pemerintah daerah sudah berupaya dengan menurunkan alokasi anggaran yang tidak sedikit di setiap kampung. Tetapi sepertinya kurang koordinasi baik antara pemerintah kampung dan penggiat pendidikan yang ditempatkan di masing-masing kampung," ujar Sekretaris Komisi C DPRD kabupetan Jayapura, Abraham Demonggreng.
Ilustrasi siswa-siswa sekolah di kampung Iwon distrik Gresi Selatan yang sedang mengikuti upacara bendera - Jubi/Engel Wally  
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Sekretaris Komisi C DPRD kabupetan Jayapura, Abraham Demonggreng, minta Dinas Pendidikan memperhatikan sekolah di kampung-kampung di kabupaten Jayapura.

Pasalnya, saat kunjungan kerja ke sejumlah kampung, anggota DPRD banyak menerima laporan masyarakat yang mengeluh fasilitas dan tenaga pendidik yang tidak banyak membantu dalam proses belajar dan mengajar.

"Kami merencanakan hearing dengan Dinas Pendidikan sebab laporan warga kebanyakan mengeluh soal pendidikan. Pemerintah daerah sudah berupaya dengan menurunkan alokasi anggaran yang tidak sedikit di setiap kampung. Tetapi sepertinya kurang koordinasi baik antara pemerintah kampung dan penggiat pendidikan yang ditempatkan di masing-masing kampung," ujar Abraham Demonggreng, saat ditemui di Kantor DPRD kabupaten Jayapura, Kamis (23/11/2017).

Abraham menjelaskan sejumlah sekolah yang masih dalam persoalan kurangnya tenaga pendidikan dan juga fasilitas penunjang seperti di kampung Muaif, Ibub, Muaranawa, dan sebagian besar di daerah Grime dan Nawa. 

Untuk itu dirinya berharap agar nantinya ada guru-guru kontrak yang ditempatkan di setiap sekolah dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Dinas Pendidikan juga harus banyak turun ke kampung-kampung untuk memastikan proses belajar mengajar yang sedang dilaksanakan disana. Kalau hanya dapat laporan terus dari pihak-pihak yang tidak mengetahui persoalan akan semakin rumit masalah pendidikan di daerah ini. Tugas dinas bukan hanya mengawasi tetapi juga bertanggung-jawab terhadap semua proses pendidikan yang berlangsung," tegasnya.

Oktofianus Japsenang, warga kampung mengatakan, kebanyakan di kampun -kampung banyak guru yang tidak datang bertugas. Sementara proses pendidikan di kota terus berkembang.

"Ini persoalan bukan hanya satu kampung saja tetapi hampir seluruh kampung mengalami hal yang sama. Biasanya tenaga pendidik ini mengeluh soal fasilitas pendukung misalnya rumah dinas dan kendaraan operasional. Tetapi ada juga yang sudah disiapkan fasilitas pendukung tetapi malah tidak melaksanakan tugasnya dengan baik," ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pembangunan jembatan muara kali Muaif sudah 50 persen

Selanjutnya

Festival Bahari Teluk Tanah Merah wujud pemberdayaan masyarakat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe