Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pendaftaran calon perseorangan di Pilgub Papua sepi
  • Jumat, 24 November 2017 — 17:08
  • 2573x views

Pendaftaran calon perseorangan di Pilgub Papua sepi

"Pendaftaran sudah dibuka sejak 22 November 2017 lalu, tapi belum ada. Kami harap jelang penutupan pendaftaran pada 25 November 2017, ada bakal calon yang turut memeriahkan pesta demokrasi lima tahunan ini," kata Izak kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (24/11/2017).
Kantor KPU Papua - Jubi.Dok
Alexander Loen
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Pendaftaran bakal calon perseorangan untuk calon kepala daerah di pemilihan gubernur (Pilgub) Papua 2018 masih sepi. 

Komisioner KPU Papua, Izak Hikoyabi mengatakan sampai saat ini belum ada komunikasi dari pihak-pihak yang ingin melakukan pendaftaran dari jalur perseorangan untuk Pilgub Papua.

"Pendaftaran sudah dibuka sejak 22 November 2017 lalu, tapi belum ada. Kami harap jelang penutupan pendaftaran pada 25 November 2017, ada bakal calon yang turut memeriahkan pesta demokrasi lima tahunan ini," kata Izak kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (24/11/2017).

Menurut ia, sebelum pendaftaran dibuka, ada pihak-pihak yang sudah meminta PKPU serta persyaratan untuk jalur perseorangan. Untuk itu, dirinya mengimbau segera datang dan mendaftar sebelum ditutup.

"Pendaftaran tidak bisa melewati batas waktu yang ditentukan. Sebab tahapan Pilgub Papua tidak boleh bergeser dari jadwal yang sudah termuat dalam PKPU," ujarnya.

"Sebab setelah berkas pendafataran masuk, kami akan lakukan seleksi administrasinya. Kemudian dilanjutkan melakukan verifikasi faktual ke lapangan, yang tujuannya untuk memastikan dukungan yang diberikan apakah legal atau sebaliknya," sambungnya.

Hal senada disampaikan Komisioner KPU Papua, Tarwinto. Dirinya mengatakan untuk dapat dinyatakan lolos berkas calon perseorangan, syarat yang wajib dipenuhi adalah memiliki dukungan minimal 287.544 Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang tersebar di 15 kabupaten.

Selain KTP, calon perseorangan wajib melampirkan surat pernyataan dukungan yang ditandatangani di atas materai 6.000.

"Yang pasti berkas dukungan ini harus lengkap dua-duanya. KTP dan surat pernyataan dukungan. Kalau pun tidak ada KTP elektronik, bisa dengan surat keterangan dari kelurahan karena diatur dalam UU," kata Tarwinto. (*)

loading...

Sebelumnya

Pendeta gereja Kingmi Puncak Selatan minta jemaatnya jangan dipaksa mengungsi

Selanjutnya

AII desak kepolisian investigasi hilangnya Martinus Beanal di Tembagapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe