Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Anggota DPRP diingatkan tak terlibat kepengurusan KONI
  • Minggu, 26 November 2017 — 18:44
  • 874x views

Anggota DPRP diingatkan tak terlibat kepengurusan KONI

"Level pimpinan mungkin, tapi kalau terlibat langsung, itu dalam rapat kami sudah minta tidak boleh," kata Mandenas akhir pekan kemarin.
Ketua Komisi V DPR Papua, Yan Permenas Mandenas ketika bersama wakil ketua Komisi dan beberapa anggotanya meninjau pembangunan stadion utama PON XX Papua, Sabtu (25/11/2017) - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPR Papua, Yan Permenas Mandenas mengatakan, dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR Papua beberapa hari lalu, sudah ditegaskan tidak boleh lagi ada anggota DPR Papua terlibat kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, seperti selama ini, kecuali level pimpinan.

"Level pimpinan mungkin, tapi kalau terlibat langsung, itu dalam rapat kami sudah minta tidak boleh," kata Mandenas akhir pekan kemarin.

Menurutnya, untuk mengintervensi banyak hal di KONI, akhirnya tidak bisa berjalan dengan normal sesuai perencanaan yang baik. Yang dibutuhkan profesional dan bisa mengelolah persiapan SDM di KONI secara internal, juga mendesain perencanaan program KONI untuk mensukseskan penyelenggaraan PON XX Papua, 2020.

"Anggota DPR Papua tidak perlu lagi terlibat dalam KONI. Kami sudah minta kepada pimpinan, supaya anggota DPR tidak lagi terlibat dalam kepengurusan KONI," ujar ketua Komisi V DPR Papua itu.

Katanya, secara teknis jika anggota DPR masuk kepengurusan, akan mengacaukan sistem yang ada dalam KONI, untuk merekrut dan mempersiapkan atlet setiap cabor dalam organisasi olahraga itu.

"Lebih baik fokus di cabang olahraga (cabor) saja. Saya juga ketu cabor, jadi saya fokus cabor saja, saya tidak fokus dalam kepengurusan KONI," katanya.

Anggota Komisi V DPR Papua, komisi yang membidangi olahraga, Natan Pahabol mengatakan, hasil PON Jawa Barat, 2016 lalu harus dievaluasi, karena prestasi Papua belum sesuai harapan.

"Kami harap KONI menggenjot prestasi dengan mekanisme yang lebih baik," kata Natan.

Menurutnya, Papua sebagai tuan rumah PON XX, 2020, harus bisa berprestasi.

"Harus dipersiapkan dari sekarang. Komisi V akan tetap melakukan rapat rutin dengan KONI untuk mengecek kesiapan atlet," ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Komisi V DPRP prediksi stadion utama PON rampung 2018

Selanjutnya

Persipura cari pengganti Wanderley

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe