Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Rakyat Papua diminta mencintai produk lokal
  • Minggu, 26 November 2017 — 19:44
  • 1711x views

Rakyat Papua diminta mencintai produk lokal

Saatnya masyarakat belajar dari Mahatma Ghandi dengan gerakan swadesi di India mencintai produk lokal.
Pameran pembangunan yang ramai dikunjungi warga - Jubi.Dok
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta masyarakat di wilayahnya tak malu menggunakan produk asli Papua, seperti noken maupun aksesoris lainnya. Ia menyebutkan saatnya masyarakat belajar dari Mahatma Ghandi dengan gerakan swadesi di India mencintai produk lokal.

“Sehingga menjadikan produk lokal digunakan secara  nasional," kata Klemen saat menutup pekan pembangunan, di Jayapura, Sabtu (25/11/2017) malam.

Klemen minta kepada daerah di Papua mengemas agar penyelenggaraan pekan pembangunan tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi saja, melainkan juga dilakukan di tingkat kabupaten dan kota.

"Ke depan even  seperti ini harus digelar secara rutin agar masyarakat tahu apa yang sudah dilakukan pemerintah," ujarnya.

Menurut dia, penggunaan produk lokal bagian dari menjaga pembangunan dengan konteks wilayah adat yang tidak berpusat di satu tempat, tetapi sudah menyeluruh di  Provinsi Papua baik di gunung, lembah-lembah, maupun pesisir Papua.

Dengan demikian ia yakin saat ini Papua berada di fase kemandirian menuju fase kesejahteraan dalam komitmen Papua bangkit, mandiri dan sejahtera. "Kita membangun tentu dengan karakteristik daerah masing-masing,” katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang juga Ketua Panitia Pekan Pembangunan Papua tahun 2017, Muhammad Musaad, menyebut rangkaian pekan pembangunan resmi berakhir sejak dibuka oleh Gubernur Papua pada Selasa (21/11/2017).

“Kehadiran warga masyarakat di pekan pembangunan kali ini cukup tinggi bahkan menyentuh angka 3 ribu orang per hari,” kata Musaad.

Menurut dia, pekan pembangunan itu tidak hanya berbicara mengenai keberhasilan semata, tetapi progres pembangunan yang disajikan data berdasarkan hasil monitoring. (*)

loading...

Sebelumnya

Pembangunan perhubungan di Papua mengacu wilayah adat

Selanjutnya

UMP Papua akan direvisi menjadi Rp 3 juta

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe