Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pemkab Merauke didesak bangun jalan Bian-Okaba
  • Selasa, 28 November 2017 — 15:30
  • 1004x views

Pemkab Merauke didesak bangun jalan Bian-Okaba

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke didesak membangun jalan darat dari kali Bian menuju Okaba. Karena ruas jalan tersebut, sekaligus penghubung untuk empat distrik lain seperti  Ngguti, Kaptel, Tubang, dan Okaba.
Sejumlah wartawan sedang mewawancarai Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke didesak membangun jalan darat dari kali Bian menuju Okaba. Karena ruas jalan tersebut, sekaligus penghubung untuk empat distrik lain seperti  Ngguti, Kaptel, Tubang, dan Okaba.

Desakan itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, kepada Jubi, Senin (27/11/2017). 

“Dari tahun ke tahun, ruas jalan tersebut tak kunjung dikerjakan. Kondisinya sangat memprihatinkan dan sulit dilalui kendaraan,” ujarnya.

Setiap hari, lanjut dia, ruas jalan itu dilalui masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda dua.

“Kalau roda empat agak sulit, mengingat jalannya berlubang-lubang dan belum diaspal. Juga masih sangat sempit,” tuturnya.

“Saya sudah beberapa kali melintas di tempat tersebut dan memang kondisi jalannya sangat rusak. Mudah-mudahan, Pemkab Merauke dapat mengalokasikan anggaran dalam tahun 2018, agar dapat dikerjakan,” pintanya.

Dengan dibukanya akses jalan itu, demikian Fransiskus, masyarakat dari beberapa distrik itu, akan leluasa membawa hasil alamnya untuk dijual ke kota.

Hal serupa disampaikan Kepala Distrik Okaba, Fransiskus Kamijay.

“Memang ketika orang turun dari penyeberangan, harus melintas di ruas jalan itu sebagai penghubung beberapa distrik lain. Hanya saja, kondisi jalannya rusak dan belum dikerjakan,” katanya.

“Kami berharap tahun depan, sudah diprogramkan pemerintah untuk dibuka. Sehingga akses menuju ke beberapa kampung dan distrik lain, tidak mengalami kesulitan,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kematian Isak Dermuye Kua, John Gluba: Itu pelanggaran HAM

Selanjutnya

Masyarakat pemilik ulayat di Rawa Biru harus diperhatikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9605x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6385x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6025x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4611x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe