Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pembongkaran kios di terminal pasar Pharaa dihadang anggota Dewan
  • Selasa, 28 November 2017 — 17:30
  • 749x views

Pembongkaran kios di terminal pasar Pharaa dihadang anggota Dewan

Pembongkaran sejumlah kios dan lapak di terminal pasar Pharaa Sentani tidak berjalan lancar. Relokasi 28 pedagang yang sudah disepakati sebelumnya antara Pemerintah kabupaten Jayapura dan DPRD, serta sudah disampaikan ke pedagang melalui surat resmi, mendapat hadangan dari sejumlah anggota DPRD setempat.
Kios dan lapak pedagang yang akan dibongkar oleh Sat Pol PP Kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Pembongkaran sejumlah kios dan lapak di terminal pasar Pharaa Sentani tidak berjalan lancar. Relokasi 28 pedagang yang sudah disepakati sebelumnya antara Pemerintah kabupaten Jayapura dan DPRD, serta sudah disampaikan ke pedagang melalui surat resmi, mendapat hadangan dari sejumlah anggota DPRD setempat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Jayapura, Piter Yom, saat ditemui Jubi di terminal pasar Pharaa, mengatakan kesepakatan sudah diambil untuk membongkar dan memindahkan 28 pedagang tersebut. Tetapi sekarang malah anggota DPRD melarang dan menghalangi proses pembongkaran.

"Rapat koordinasi beberapa waktu lalu di ruang Bamus DPRD kabupaten Jayapura yang dipimpin langsung Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II sudah sepakat untuk membongkar lapak-lapak ini. Sekarang malah dilarang lagi," ujar Piter Yom, Selasa (28/11/2017).

Dijelaskan, ratusan pedagang yang dahulunya menepati terminal ini sudah dipindahkan dan tersisa 28pedagang. Sementara tempat penggantinya sudah disiapkan. Dalam proses ini seharusnya Dinas Perhubungan juga harus ada di tempat.

"Proses ini kita saling koordinasi antara Dinas Perhubungan dan Perindag. Tetapi sampai saat ini sejak pagi tadi kehadiran Pol PP disini, orang Dinas Perhubungan tidak muncul-muncul juga. Tetapi sesuai dengan kesepakatan bersama maka pedagang ini tetap akan kami pindahkan," tegasnya.

Ditempat yang sama, Fredy Kaway, anggota DPR kabupaten Jayapura, mengaku pihaknya berdiri menghalangi proses pembongkaran lapak dan pedagang ini atas dasar kemanusiaan.

"Pedagang mau dipindahkan tetapi tempatnya belum disiapkan, sementara ini bulan yang memang ditunggu-tunggu oleh para pedagang. Sekarang kita bongkar lalu mereka akan menjual dimana, tempatnya saja tidak ada," pungkas Fredy Kaway. (*)

loading...

Sebelumnya

Sebanyak 141 karyawan Papua lulus pradiklat avsec 

Selanjutnya

Disperindag: Kami laksanakan asas manfaat bagi masyarakat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6632x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3293x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2655x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2362x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe