Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Tak hanya perempuan dan anak, KDRT juga menimpa pria
  • Selasa, 28 November 2017 — 17:40
  • 1008x views

Tak hanya perempuan dan anak, KDRT juga menimpa pria

Pendampingan di ranah hukum sudah ada, tetapi itu ranah kepolisian,
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) saat sosialisasi peningkatan kualitas hidup perempuan di Kota Jayapura, Selasa, (28/11/2017).- Jubi/Hengky Yeimo.
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura Jubi – Kekerasan dalam rumah tangga di Jayapura dalam kurun tahun 2017 hingga November ini mencapai 68 kasus. Kekerasan tak hanya menimpa perempuan dan anak, namun juga dialami pria.

“Untuk sementara ini ada dua korban yang didampingi. Pendampingan di ranah hukum sudah ada tetapi itu ranah kepolisian,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (P3A-KB) Betty Pui, saat sosialisasi mengenai peningkatan kualitas hidup perempuan di Kota Jayapura, di Aula Distrik Abepura, Selasa, (28/11/2017).

Menurut Betty, korban pria itu menghadapi masalah perselingkuhan dan ditinggal pergi  istrinya sehingga  mereka mengadu ke dinas yang ia pimpin.

Betty menyebut, ada empat faktor pemicu kekerasan dalam rumah tangga di antaranya minuman keras (miras), kepribadian pelaku yang buruk, cemburu dan ekonomi. Menurut dia dari sejumlah kasus itu ada beberapa yang sudah didampinginya, namun tak jarang ada yang diselesaikan secara adat.

“Apabila ada korban kekerasan yang melapor, kami memediasi dan dampingi, sedangkan merehabilitasi melibatkan dinas sosial lewat pusat pelayanan terpadu,” kata Betty menjelaskan.

Selain langkah itu, penanganan juga masuk ke ranah proses hukum yang ditindaklanjuti ke Polres Kota Jayapura.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (P3A-KB) Petronela Anitu, berupaya memerangi KDRT di kota Jayapura dari berbagai lintas.

“Tetapi untuk pertama bahwa memulai dari pribadi. Itu komitmen yang harus ditanamkan sejak dini,”kata Petronela.

Menurut  dia semua pihak harus telibat mengurangi kekrasan dalam rumah tangga di Kota Jayapura. “Kami tidak bisa kerja sendiri sendiri semuanya demi memuji dan memuliakan nama tuhan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Garuda Jayapura hentikan sementara penerbangan ke Denpasar

Selanjutnya

Keindahan air terjun Buper yang belum tersentuh

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2901x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2608x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1520x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1311x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe