Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. PKN duga ada korupsi di Dinas Kesehatan Nabire
  • Rabu, 29 November 2017 — 17:51
  • 1454x views

PKN duga ada korupsi di Dinas Kesehatan Nabire

Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) wilayah Nabire melaporkan indikasi korupsi pada pengelolaan dana kapitasi jaminan kesehatan nasional pada tingkat pertama yaitu puskesmas ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire, Jumat (24/11/2017) pekan lalu.
Tim PKN Nabire saat ditemui Jubi, Selasa (28/11/2017) - Jubi/CR-1
Admin Jubi
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi - Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) wilayah Nabire melaporkan indikasi korupsi pada pengelolaan dana kapitasi jaminan kesehatan nasional pada tingkat pertama yaitu puskesmas ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire, Jumat (24/11/2017) pekan lalu.

Ketua PKN wilayah Nabire, Gunawan Inggeruhi, kepada Jubi, Selasa (28/11/2017), mengatakan sekitar 24 puskesmas di kabupaten Nabire menggunakan anggaran sebelum ada DPA. Total anggaran untuk 24 puskesmas tersebut Rp 8.083.785.000.

"Dalam analisa hukum ini sesuai UU No. 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, berdasarkan fakta-fakta yang ada telah terjadi tindak pidana korupsi pada ketentuan pasal 3 UU No. 31 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, menyalahgunakan kewenangan kesempatan sarana atau prasarana yang ada padanya karena kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara," kata Gunawan.

Sesuai pasal tersebut, kata Gunawan, pelaku dapat dipidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Gunawan mengatakan atas tindakan tersebut PKN wilayah Nabire melaporkan fakta tersebut kepada Kejari Nabire.

“Kejari Nabire kami harapkan bisa menindaklanjuti dengan kewenangannya yaitu tugas penyelidikan yang kami ajukan," katanya.

Seorang anggota PKN wilayah Nabire, Karel Misiro, mengatakan hingga kini pelayanan sebagian puskesmas di kabupaten Nabire masih sangat buruk.

"Dana-dana di puskesmas sebenarnya besar semua itu pun tidak berjalan maksimal. Akibatnya kita melihat banyak pasien yang akhirnya tidak tertolong akibat pelayanan yang buruk tersebut ," kata Karel. (CR-1)

loading...

Sebelumnya

RSU Nabire diminta berikan data penggunaan anggaran 2016

Selanjutnya

Panwas Nabire gelar sosialisasi peran pemilih pemula dalam pemilu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe