Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Road to go public, BEI Jayapura gelar pertemuan bisnis
  • Rabu, 29 November 2017 — 19:05
  • 674x views

Road to go public, BEI Jayapura gelar pertemuan bisnis

Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Jayapura, Kresna Aditya Payokwa, mengungkapkan acara Road to Go Public ini diadakan untuk memperkaya pengetahuan bagi perusahaan mengenai penawaran saham perdana di lantai bursa.
Talkshow yang dilakukan BEI Jayapura - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Dalam road to go public yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia, PT Jaminan Kredit (Jamkrida) Papua sebagai salah satu Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD) yang dalam kepemilikannya merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Papua akan berencana ikut listing dan bergabung di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai salah satu perusahan Tbk.

Direktur Utama Jamkrida Papua, Desty Ponsikabe, mengatakan saat ini pihaknya masih kekurangan dana dan membutuhkan kucuran dana sekitar Rp 50 miliar. 

Iapun berencana akan mencari bantuan modal dari luar Papua untuk memenuhi persyaratan administrasi dari OJK yang secara nasional mengharuskan kepemilikan dana suatu perusahaan harus berada di atas Rp 100 miliar.

“Karena kami sudah melakukan ekspansi ke Papua Barat maka kita harus menambah modal. Menyikapi hal tersebut kami berencana di tahun 2018 nanti akan bergabung dengan BEI. Jika Pemda tidak memberikan dana, Jamkrida siap untuk IPO tahun depan. Hal tersebut tentunya akan didukung dimana kami dalam mengelola tata kelola keuangan sangat solid sehingga memiliki peluang untuk bisa bergabung dengan BEI,” ujar Desty, kepada Jubi, Selasa (28/11/2017). 

Hadirnya Jamkrida di Provinsi Papua akan sangat membantu tugas dan fungsi pemerintah daerah dalam hal akses permodalan. Hingga akhir 2017 pihaknya belum mencatatkan keuntungan yang terlalu besar karena adanya konsolidasi dari internal organinasi.  

“Jaminan kredit yang telah kami salurkan saat ini kurang lebih sebesar Rp 70 miliar, dengan total 4.000 pengusaha. Kami memiliki target sampai akhir tahun ini sebesar Rp 400 miliar sesuai dengan plafon Jamkrida dalam penyaluran kreditnya. Kami juga bekerjasama dengan Bank Papua dan 5 BPR di Papua,”jelasnya.  

Menyikapi resiko yang akan diperoleh Jamkrida melalui bisnis penjaminan, dalam waktu dekat Jamkrida akan membuat sertifikasi manajeman resiko dengan melakukan pelatihan pada karyawannya. 

“Hal tersebut diharapkan nantinya akan bisa mengurangi kredit macet yang masih dibawah NPL, yaitu dibawah Rp 100 juta,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Jayapura, Kresna Aditya Payokwa, mengungkapkan acara Road to Go Public ini diadakan untuk memperkaya pengetahuan bagi perusahaan mengenai penawaran saham perdana di lantai bursa. Sebab dengan melaksanakan initial public offering (IPO), perusahaan bisa mengubah cara bisnis menjadi lebih baik serta bisa meningkatkan likuiditas perusahaan jika dikelola dengan benar.

“Ini memberikan masukan untuk para klien dan juga klien potensial tentang apa yang harus disiapkan untuk go public. Sebab proses dalam menjalankan IPO seringkali dianggap kompleks, namun melalui perencanaan dan pemahaman yang tepat, perusahaan dapat mencapai destinasi yang diinginkan," lanjut Kresna Payokwa. (*)

loading...

Sebelumnya

Ini penjelasan BPJS Kesehatan terkait isu tak tanggung semua biaya 8 penyakit

Selanjutnya

Walhi Papua: Bank harus hati-hati beri pinjaman ke perusahaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe