Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Penyakit menular masih dominan di Jayapura
  • Kamis, 30 November 2017 — 08:53
  • 1010x views

Penyakit menular masih dominan di Jayapura

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Pungut Sunarto, mengatakan di Kabupaten Jayapura masih ada penyakit menular yang masih terus meningkat jumlah kasusnya seperti malaria dan HIV-AIDS.
Puskesmas Dosay di distrik Sentani Barat kabupaten Jayapura – Jubi/Yance
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani,  Jubi – Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Pungut Sunarto, mengatakan di Kabupaten Jayapura masih ada penyakit menular yang masih terus meningkat jumlah kasusnya seperti malaria dan HIV-AIDS.

“Selain malaria dan HIV-AIDS, juga filariasis atau masyarakat lebih mengenalnya kaki gajah. Namun itu sudah dilakukan pengobatan massal dan tinggal evaluasi secara independen oleh Kementrian Kesehatan,” ucapnya.

Pungut mengatakan pihaknya sudah dua kali melakukan pengobatan massal dimana cukup berhasil karena angka prevalensi berkurang.

“Selama tiga kali ini dilakukan berturut-turut  dan  berhasil turun lebih dari satu persen. Kabupaten Jayapura akan mendapatkan sertifikat dan dikatakan sudah bisa eliminasi penyakit kaki gajah,”  jelas Pungut, saat ditemui Jubi dalam sebuah kegiatan di Sentani, pekan lalu.

Pungut mengatakan untuk mengatasi penyakit menular ini semua upaya sudah dilakukan Pemerintah kabupaten Jayapura seperti penekanan geonosis.

“Tidak ada lagi orang yang datang berobat sebelum dilakukan pemeriksaan darah, harus dilakukan pemeriksaan dulu baru pengobatan, itu semua sudah kami lengkapi di setiap puskesmas sudah ada tenaga  analis bahkan yang tidak ada remot itu kami siapkan RDT untuk lakukan tes cepat biar kita obati,” kata Pungut.

Penagung jawab penyakit HIV di Puskesmas Dosai Sentani Barat Kabupaten Jayapura, Sri Moningsih, mengatakan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit menular seperti HIV-AIDS belum begitu bagus. Ketika dilakukan pemaparan jumlah penderita HIV namun itu hanya sebatas pemaparan saja setelah itu tidak ada upaya yang dilakukan untuk mengatasi penyakit ini.

“Tapi dari hasil pemaparan itu coba dilihat, di Sentani Barat ini ada sekian banyak, bagaimana dengan kampung saya, jangan-jangan ada di kampung saya,” tuturnya.

Sri mengatakan selama ini belum ada satu kepala kampung pun yang datang menanyakan bagaimana di kampungnya untuk program HIV.

“Dari situ saya menilai bahwa mungkin orang masih takut atau masih ada stigma dan diskriminasi kepada penderita HIV,” jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Mahasiswa Mamteng belum terima dana studi akhir selama 2013-2017

Selanjutnya

Hasil tes HIV bersifat rahasia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe